Stok BBM di SPBU Shell hingga BP Habis Total Bulan Ini

Katadata/Fauza Syahputra
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR
1/10/2025, 18.45 WIB

Stok atau pasokan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta akan habis seluruhnya pada Oktober 2025. Kondisi itu bisa terjadi jika badan usaha SPBU swasta tidak mendapatkan pasokan impor BBM.

Shell mengatakan kelangkaan BBM sudah dimulai sejak Agustus 2025. President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengatakan hingga saat ini SPBU mereka hanya menjual produk diesel. Sementara stok untuk produk bensin sudah habis seluruhnya.

“Saat ini yang ada mungkin hanya sekitar 5 SPBU, kalau kami melihat besok malam mungkin stoknya juga habis. Jadi kami memang mengalami stock out, kelangkaan untuk BBM bensin,” katanya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (1/10).

Salah satu perwakilan Vivo Energy yang tidak menyebutkan namanya juga mengatakan kondisi ini juga dialami oleh mereka.

“Saat ini memang stok kani sudah habis di bulan Oktober ini, jadi tidak ada lagi yang bisa kami jual untuk bahan bakarnya,” kata Direktur Vivo Energy dalam kesempatan yang sama.

Vivo sebelumnya telah mencapai kesepakatan untuk menyerap 40 ribu barel base fuel yang disediakan Pertamina sebagai pasokan untuk mengatasi kelangkaan pasokan. Namun akhirnya kesepakatan ini batal.

“Karena ada beberapa hal teknis yang tidak bisa dipenuhi oleh Pertamina, sehingga apa yang sudah kami mintakan terpaksa dibatalkan,” kata Direktur Vivo.

Sementara itu, BP-AKR mengatakan saat ini hanya tersisa satu atau dua SPBU mereka yang masih menjual BBM bensin. 

Adapun untuk AKR, dia menyebut cadangan stok yang tersedia saat ini hanya tersisa 17 hari untuk Solar, sementara untuk produk bensin sudah habis. Perusahaan berharap bisa segera mendapatkan solusi untuk mengisi kekosongan pasokan.

VP Business Support & External Affairs PT ExxonMobil Lubricant Indonesia, Arumi Wikanti, mengatakan perusahaan saat ini memiliki 1200 lokasi pom mini yang tersebar di area Pulau Jawa.

“Stok BBM RON92 untuk Pom mini cukup hingga pertengahan kuartal IV,” katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani