Dirut PLN Janji Kebut Pasokan Batu Bara ke PLTU Usai Pemadaman Bergilir
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan paparan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meminta maaf atas pemadaman bergilir di Pulau Jawa. Darmawan juga berjanji mempercepat pasokan batu bara kalori medium ke sejumlah pembangkit listrik.
Darmawan mengatakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sudah memberikan arahan terkait pasokan batu bara dengan tingkat kalori menengah. PLN juga akan melakukan perbaikan agar penyediaan listrik berjalan lancar.
"Kami juga mempercepat proses penandatanganan kontrak para pemasok batu bara terutama medium coal yang sudah dapat penugasan dari pemerintah," kata Darmawan dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (20/6).
Darmawan juga mengatakan, saat ini proses penyaluran batu bara ke sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di seluruh Pulau Jawa mulai berjalan. Sejumlah pembangkit tersebut antara lain:
Jawa Bagian Barat
1. PLTU Pelabuhan Ratu
2. PLTU Lontar
3. PLTU Labuhan
4. PLTU Suralaya 1 sampai 8
5. PLTU Jawa 7
6. PLTU Jawa 9 dan 10
7. PLTU Indramayu
Jawa Bagian Timur
1. PLTU Paiton 1 dan 2
2. PLTU Paiton 9
3. PLTU Rembang
4. PLTU Pacitan
5. PLTU Tanjung Awar-awar
Darmawan mengatakan, PLN akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara untuk mempercepat pasokan batu bara ke sejumlah PLTU.
"Sehingga penandatanganan kontrak bisa berjalan cepat," katanya.
Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sudah memberi ultimatum kepada PT PLN (Persero) terkait pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan.
Dia menyebut pemerintah telah mengambil langkah dengan menggelar rapat evaluasi dan kontrol kepada PLN. Utamanya, dalam beberapa hari terakhir. “Sudah kami beri ultimatum, tinggal teknis implementasinya di PLN,” kata Bahlil saat ditemui di Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (20/6).