Pertamina Buka Suara Soal Alasan Pertalite Langka di Bogor

Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara motor mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Coco MT Haryono, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Penulis: Mela Syaharani
15/7/2026, 10.12 WIB

Terjadi antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di wilayah Bogor dalam beberapa hari terakhir. Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga Arya Yusa Dwicandra mengatakan hal ini disebabkan beberapa SPBU yang menunggu proses pengiriman dari terminal.

“Saat ini terdapat tiga SPBU di Kota Bogor dan tiga SPBU di Kabupaten Bogor sedang menunggu pasokan dalam proses pengiriman dari Fuel Terminal Plumpang. Seluruh pasokan tersebut telah memiliki Delivery Order (DO) dan kami terus mengoptimalkan proses distribusi agar segera diterima di SPBU,” kata Arya kepada Katadata.co.id, Selasa malam (14/7).

Arya menyebut total SPBU yang ada di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor yang mencapai 151 SPBU. Arya memastikan penyaluran BBM ke seluruh SPBU di Bogor tetap berjalan dan terus mengupayakan langkah maksimal untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kendala dan kondisi yang terjadi di lapangan. Pertamina Patra Niaga terus melakukan berbagai langkah penanganan agar layanan distribusi BBM dapat kembali berjalan secara optimal,” ujarnya.

Dia menyampaikan selama proses distribusi berlangsung, masyarakat dapat memanfaatkan SPBU alternatif yang stoknya masih tersedia. Berikut daftar SPBU alternatif untuk wilayah Kota Bogor:

  • SPBU 34.16109 Jl. Warung Jambu,
  • SPBU 34.16104 Jl. Cibuluh,
  • SPBU 34.16122 Jl. Raya Dramaga,
  • SPBU 34.16108 Jl. Pajajaran Baranangsiang,
  • SPBU 34.16120 Jl. Soleh Iskandar, dan
  • SPBU 34.16114 Jl. Batutulis. 

Berikut daftar SPBU alternatif untuk wilayah Kabupaten Bogor:

  • SPBU 34.16929 Gunung Putri,
  • SPBU 34.16913 Telajung Udik,
  • SPBU 34.16925 Wanaherang,
  • SPBU 34.16927 Cikeas,
  • SPBU 34.16914 Ciangsana,
  • SPBU 34.16928 Ciangsana, serta
  • SPBU 34.16923 Bojong Kulur

“Pertamina berkomitmen untuk terus memastikan distribusi BBM berjalan optimal sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” kata Arya.

Kondisi kelangkaan ini sudah membaik dibandingkan pekan lalu. Menurut pantauan Antaranews, jumlah kelangkaan Pertalite pada 10 Juli 2026 mencapai 19 SPBU.  SPBU-SPBU tersebut sedang menunggu pasokan Pertalite dalam proses pengiriman dari FT Plumpang. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani