Osaka Steel Hengkang dari Indonesia, Setop Produksi Baja Krakatau Osaka Steel

Krakatau Osaka Steel
Krakatau Osaka Steel
Penulis: Kamila Meilina
29/1/2026, 09.50 WIB

Produsen baja asal Jepang, Osaka Steel Co., Ltd., mengumumkan penghentian kegiatan anak usaha di Indonesia PT Krakatau Osaka Steel (KOS). Keputusan ini menyusul tekanan kinerja keuangan dan pemangkasan signifikan anggaran infrastruktur oleh Pemerintah Indonesia pada awal 2025. 

PT Krakatau Osaka Steel merupakan perusahaan patungan antara Osaka Steel dan produsen baja pelat merah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. KOS mulai berproduksi secara komersial pada 2017 dan selama ini memasok produk baja berupa baja profil kecil dan menengah serta baja tulangan atau rebar, yang sebagian besar ditujukan untuk pasar domestik Indonesia.

Meski sempat mencatatkan kinerja positif dengan membukukan laba pada 2021, Osaka Steel mengungkapkan bahwa KOS terus mengalami kerugian sejak 2022. Kondisi itu mendorong perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelangsungan operasional bisnisnya di Indonesia.

Dilansir dari SteelOrbis (28/1), Osaka Steel menyebut pemangkasan signifikan anggaran infrastruktur oleh pemerintah Indonesia pada awal 2025 sebagai salah satu faktor utama yang memukul permintaan baja. 

Penurunan belanja infrastruktur tersebut menyebabkan kontraksi mendadak pada pasar baja nasional, yang berdampak langsung pada volume penjualan KOS.

Selain itu, melemahnya permintaan memicu persaingan yang semakin ketat di tengah kelebihan pasokan baja di pasar domestik. Tekanan kompetisi ini turut menekan margin keuntungan dan memperburuk kinerja keuangan perusahaan.

Kondisi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan yang masih berlangsung, dinilai membuat KOS akan sulit untuk mempertahankan stabilitas laba apabila operasional terus dilanjutkan.

Osaka Steel sebelumnya mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk restrukturisasi operasional dan penjualan bisnis baja di Indonesia. Namun, rencana pelepasan aset tersebut tidak berhasil terealisasi. Atas dasar itu, manajemen memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan usaha dan menarik diri dari pasar baja Indonesia.

Perusahaan menyampaikan bahwa kegiatan produksi di PT Krakatau Osaka Steel akan dihentikan mulai 30 April. Selanjutnya, pengiriman produk akan sepenuhnya dihentikan pada 30 Juni.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina