BytePlus Dorong Inovasi dan Daya Saing Perusahaan di Indonesia melalui Solusi AI

Katadata
Leon Chen, Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia.
Penulis: Ratu Monita
22/4/2026, 11.44 WIB

BytePlus, inovator terkemuka di bidang solusi berbasis AI dan cloud, menggelar BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada 16 April 2026 di Jakarta. Mengusung tema "Unleash Frontier AI Capabilities", acara ini menghadirkan ragam solusi berbasis AI terbaru dari BytePlus yang dirancang untuk mendukung transformasi digital perusahaan dari berbagai sektor di Indonesia, mulai dari e-commerce, digital native, media, hingga sektor publik.

Laporan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia pada Februari 2026 menunjukan, adopsi penggunaan AI di Indonesia sudah sangat tinggi (96%). Di sisi lain, adopsi yang menghasilkan dampak bisnis nyata masih terbilang rendah (12%). 

Inisiatif BytePlus Indonesia AI Day 2026 kian memperkuat komitmen BytePlus dalam memberdayakan perusahaan untuk mengadopsi AI secara lebih cepat dan efektif. Langkah ini juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan produktivitas nasional, menciptakan nilai ekonomi, dan memperkuat daya saing bangsa melalui adopsi AI.

Leon Chen, Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia, mengatakan, BytePlus melihat AI sebagai katalis untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan, termasuk di Indonesia.

"Melalui solusi berbasis AI yang kami perkenalkan di BytePlus AI Day Indonesia 2026, kami mendukung perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, mempercepat inovasi, dan memperkuat daya saing di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara mitra, pelanggan, dan pemangku kepentingan industri menjadi kunci untuk mendorong kemajuan berkelanjutan dan membangun ekosistem digital yang tangguh serta saling menguntungkan,” tuturnya.

Dalam acara BytePlus AI Day Indonesia 2026, BytePlus menghadirkan beragam solusi berbasis AI terdepan, salah satunya adalah BytePlus ModelArk, platform terpadu untuk large language models (LLM), yang memungkinkan developer memilih dan mengintegrasikan berbagai model untuk berbagai aplikasi, mulai dari chatbot cerdas hingga konten yang kaya personalisasi. 

BytePlus juga memperkenalkan rangkaian model Seed yang memungkinkan perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia untuk mengembangkan pengalaman digital yang terintegrasi di atas infrastruktur siap pakai; mulai dari Dola Seed 2.0 yang menggabungkan kemampuan penalaran dasar, Dreamina Seedance 2.0 yang membuat video secara dinamis, hingga Dola Seedream 5.0 yang menghasilkan gambar dari bahasa alami secara mutakhir.

BytePlus juga menggelar sejumlah diskusi tingkat tinggi bersama perwakilan lintas industri untuk mengulas dampak nyata pemanfaatan solusi berbasis AI di sejumlah perusahaan Indonesia dari berbagai skala, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga penguatan pengalaman pelanggan. Salah satunya adalah Transjakarta, operator Bus Rapid Transit (BRT) terbesar di Asia Tenggara.

Dengan mengintegrasikan solusi layanan chatbot bertenaga AI dari BytePlus ke aplikasi TJ: Transjakarta, penumpang kini dapat mengakses informasi rute, jadwal, dan layanan secara cepat melalui interaksi bahasa alami, meningkatkan kenyamanan dan efektivitas perencanaan perjalanan dalam kota.

Kinerja chatbot ini juga berhasil mengurangi waktu penanganan pertanyaan pelanggan hingga 93,82% di berbagai platform media sosial milik Transjakarta—memungkinkan ribuan pertanyaan dari pengguna layanan untuk ditangani secara bersamaan dan konsisten, bahkan pada jam sibuk.

Raditya Maulana Rusdi, Direktur Sistem Teknologi Informasi dan Pelayanan Transjakarta, mengatakan, integrasi teknologi BytePlus ke dalam ekosistem digital Transjakarta menandai perubahan penting dalam cara Transjakarta melayani jutaan komuter hariannya.

Dengan mengotomatiskan pertanyaan rutin di seluruh platform media sosial Transjakarta, ia melanjutkan, Transjakarta tidak hanya mencapai waktu respons instan tetapi juga memberdayakan tim operasional kami untuk bertransisi dari dukungan manual ke tugas strategis berbobot lebih tinggi.

"Skalabilitas ini memastikan bahwa bahkan selama jam sibuk, setiap komuter menerima informasi akurat dan real-time tentang rute dan jadwal tanpa delay. Kemitraan kami dengan BytePlus memperkuat komitmen Transjakarta untuk meningkatkan pengalaman pelanggan bagi semua warga Jakarta,” katanya.

Kisah sukses pemanfaatan solusi AI milik BytePlus juga dibagikan oleh Volantis Technology, perusahaan pengelola data (big data) terkemuka di Asia Tenggara. Perusahaan ini memanfaatkan model Seed 1.8 Pro melalui platform BytePlus ModelArk untuk menyatukan data yang terfragmentasi menjadi solusi berbasis AI siap pakai.

Pendekatan ini memungkinkan otomatisasi multi-langkah, manajemen berbasis AI, dan proses kurasi konten pelanggan dengan biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan dengan model premium lainnya.

Hasil dari efisiensi ini memungkinkan Volantis memperluas operasional dan mendiversifikasi jangkauan pasar, melebihi sektor enterprise dan pemerintahan. Inovasi ini sekaligus mendukung ekspansi perusahaan ke pasar B2C (Business-to-Consumer ) melalui peluncuran Sophia, asisten kerja bertenaga AI milik Volantis.

Habib Rosyad, Co-Founder dan CTO Volantis Technology, mengatakan, AI harus tidak hanya canggih, tetapi juga memberikan dampak nyata tanpa membebani biaya operasional. Dengan integrasi Seed 1.8 Pro melalui BytePlus ModelArk, Volantis menghadirkan cara kerja yang lebih cerdas dan efisien.

"Dalam pengujian, BytePlus menunjukkan efisiensi biaya hingga 40-50% dengan akurasi respons di atas 95% untuk skenario kompleks, serta proses onboarding yang jauh lebih cepat. Ke depannya, integrasi ini akan kami optimalkan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih cepat dan tepat di Volantis," tuturnya.

Selain memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra penting dalam transformasi digital Indonesia, BytePlus menekankan bahwa adopsi AI oleh perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia bukan sekadar teknologi, melainkan strategi pertumbuhan.

“Melalui solusi AI dari BytePlus, perusahaan hingga layanan masyarakat dapat mendorong inovasi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperkuat daya saing di tengah tuntutan pasar yang dinamis. Kami harap semakin banyak perusahaan dapat mulai memanfaatkan AI secara efektif guna mendorong transformasi digital yang nyata dan berdampak di Indonesia,” tutup Leon.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.