Trigana Air Tunda Penerbangan ke 4 Kota di Papua Imbas Kebakaran Hutan dan Lahan

ANTARA FOTO/Andri Saputra/Spt.
Sejumlah penumpang bersiap menaiki pesawat Trigana Air rute Ternate-Sanana di Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, Jumat (13/12/2024). Layanan penerbangan perintis dengan rute Sanana, Ambon, sebanyak dua kali dalam seminggu tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat Ternate dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung terutama di wilayah Tertinggal, Terluar, dan Perbatasan (3TP).
16/10/2026, 11.14 WIB

Maskapai penerbangan Trigana Air untuk sementara tidak melayani penerbangan ke sejumlah wilayah yang ada di Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Selatan, akibat kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Adapun kota tujuan yang hingga kini belum dilayani adalah tujuan Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Keppi, Kabupaten Mappi dan Agats, Kabupaten Asmat di Papua Selatan.

"Memang penerbangan ke empat kota itu hingga Kamis (15/10) ditunda akibat kabut asap yang disebabkan karhutla," kata GM Trigana Papua Irwan Rochendi di Jayapura, Kamis (15/10).

Dia mengatakan kabut asap di kota-kota tersebut menyebabkan jarak pandang terbatas sehingga pihaknya memutuskan untuk sementara tidak melayani penerbangan ke kota-kota tersebut.

Bahkan penerbangan ke Tanah Merah dan Keppi sudah dihentikan sejak Jumat (9/10), kata Irwan yang dihubungi dari Jayapura.

Menurutnya, untuk penerbangan ke Wamena hanya sempat satu pesawat penumpang yang terbang dan kembali serta kembali ke Sentani, sedangkan lainnya ditunda akibat kabut asap.

"Saat cuaca membaik, pesawat penumpang Trigana Air terbang dan mendarat di Wamena serta kembali ke Bandara Sentani, sedangkan lainnya ditunda karena cuaca kembali tidak bersahabat,," kata Irwan Rochendi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.