Tentara Negara Indonesia (TNI) terus berpartisipasi dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di beberapa negara.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyatakan bahwa Indonesia menempati posisi kelima sebagai kontributor terbesar dalam pengiriman pasukan penjaga perdamaian PBB.

"Indonesia meneruskan tradisi sebagai negara pengirim pasukan UN Peacekeeping. Dan, saat ini Indonesia merupakan kontributor terbesar ke-5 dengan jumlah 2.736 personel di 8 misi PBB," ujar Sugiono, pada Rabu 1 Januari 2025.

Keikutsertaan TNI dalam misi penjaga perdamaian di bawah naungan PBB sendiri bukanlah hal baru. Sejak lama, Indonesia dikenal aktif mengirimkan pasukan perdamaian ke berbagai negara yang dilanda konflik.

Mereka bertugas menjaga stabilitas, melindungi warga sipil, hingga membantu proses rekonstruksi pascakonflik. Seiring waktu, kontribusi Indonesia terus meluas ke berbagai kawasan dunia, mulai dari Timur Tengah hingga Afrika.

Lantas, negara mana saja yang pernah menjadi lokasi penugasan TNI dalam misi perdamaian PBB? Berikut di bawah ini informasi lengkapnya.

Daftar Negara Tempat Pasukan RI Bertugas Di Misi Perdamaian PBB

Dilansir dari laman United Nations, berikut daftar negara tempat pasukan RI bertugas di misi perdamaian PBB.

Daftar Negara Tempat Pasukan RI Bertugas Di Misi Perdamaian PBB (ANTARA FOTO/Fauzan/aww.)

1. Lebanon

Pasukan perdamaian PBB asal Indonesia dikirim ke Lebanon untuk mengamankan situasi imbas konflik Israel dan Lebanon. Indonesia mulai  bergabung dalam misi ini pada 2006 melalui Kontingen Garuda (Konga). 

Bahkan Konga memiliki kedekatan khusus dengan masyarakat setempat. Di bawah program Civil Military Coordination atau CIMIC, kontingen Garuda secara rutin melakukan kegiatan seperti aktivitas  budaya, pemberian pelayanan kesehatan, dan sosialisasi ke sekolah mengenai Indonesia dan UNIFIL.

Saat ini, operasi penjaga perdamaian PBB di Lebanon Selatan melibatkan hampir 10.000 personel dari 49 negara. Per Maret 2026, Indonesia menempatkan salah satu kontingen terbesar dengan jumlah pasukan sekitar 755 personel.

Menurut catatan PBB, Indonesia pernah mengerahkan 1.232 prajurit, sementara Kementerian Luar Negeri RI melaporkan pada Maret 2023, jumlah prajurit Indonesia yang bertugas di Lebanon Selatan mencapai 1.090 personel.

2. Kongo 

Indonesia juga pernah mengirimkan pasukan perdamaian di Republik Demokratik Kongo pada 2020 lalu. Saat itu, Indonesia mengirim pasukan Satuan Tugas Kompi Zeni Kontingen Garuda XX-Q. 

Salah satu pasukan Indonesia, Pembantu Letnan Dua Anumerta Rama Wahyudi meninggal dunia setelah dibunuh oleh milisi Kongo. 

3. Mali

Markas Besar TNI mengirim 140 personel gabungan ke Mali, Afrika. Pasukan gabungan tersebut terdiri atas 121 prajurit TNI Angkatan Darat dan 19 prajurit TNI Angkatan Udara. 

Selain pasukan, Mabes TNI mengirim tiga helikopter jenis MI-17 ke Mali. Sesuai dengan rencana, 140 anggota pasukan yang dipimpin Letnan Kolonel Zulfirman Chaniago itu akan diberangkatkan pada September 2015. 

Sedangkan ketiga helikopter akan dikirim ke Mali pada 23 September 2015. Pasukan dan helikopter TNI akan bertugas di Mali selama satu tahun.

4. Sudan

Pada 2013, TNI AD mengirim pasukan perdamaian ke Darfur, Sudan. Pasukan yang dinamakan Kontingen Garuda XXXV-A tersebut menjadi bagian dari misi gabungan antara PBB dan Uni Afrika, yang disebut United Nations African Union Mission in Darfur (UNAMID). 

Kontingen Garuda akan menjalankan misi ini selama satu tahun. Kontingen terdiri dari 120 pasukan, dua di antaranya perempuan. 

Kontingen TNI di Sudan dilengkapi dengan tiga helikopter Mi-17 V5 terbaru milik TNI AD dengan persenjataan lengkap. Ketiga helikopter tersebut menempuh penerbangan 100 jam.

5. Kamboja

Saat peralihan kekuasaan Kamboja, Indonesia juga pernah mengirim pasukan perdamaian Garuda XII. Kontingen militer Indonesia bergabung dengan pasukan perdamaian PBB yang dikenal sebagai UNTAC (United Nations Transitional Authority in Cambodia). 

Kehadiran Pasukan Garuda XII menjadi bagian penting dari upaya internasional untuk menciptakan perdamaian, termasuk dalam mengawasi gencatan senjata, pelucutan senjata, hingga penyelenggaraan pemilu yang demokratis di Kamboja.

Demikian informasi mengenai daftar negara tempat Pasukan RI bertugas di misi perdamaian PBB yang bisa disimak.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.