Modernisasi Kilang Cilacap Tahap I Tuntas Juni

KATADATA
Penulis:
Editor: Arsip
4/5/2015, 08.34 WIB

KATADATA ? Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memastikan pembangunan kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) tahap I selesai pada Juni 2015. Kilang RFCC ini merupakan modernisasi kilang Cilacap agar bisa menghasilkan produk yang lebih bernilai tambah. "Juni nanti tahap I selesai, akan dilanjutkan tahun 2018," kata dia seperti dikutip dari Tempo, Senin (4/5). 

Menurut Sudirman, selama ini, pengolahan minyak mentah selesai hingga produk minyak bakar (fuel oil). Namun, setelah kilang RFCC ini jadi, nantinya minyak bakar akan diolah lagi menjadi Pertamax, propylene, dan produk bernilai tambah tinggi lainnya. "Jadi, nanti impor akan berkurang dan makin banyak produk yang bisa disiapkan dalam negeri," kata dia. Saat ini, Pertamina RU IV Cilacap menyumbang 30 persen suplai bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Proyek pembangunan RFCC, yang pemasangan tiang pancang pertamanya diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 28 Desember 2011, menggunakan Technology Licensor UOP dan AXENS. Adapun investasinya sebesar US$ 1,4 miliar.

Sudirman menerangkan, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan produksi gasoline 1,9 juta kiloliter per tahun, meningkatkan produksi elpiji 352 ribu ton per tahun, dan menghasilkan 142 ribu ton propylene per tahun. Propylene tersebut diharapkan dapat menambah pasokan petrokimia pada industri plastik domestik yang selama ini bergantung pada luar negeri.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Redaksi