Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Jutaan Warga AS Tetap Liburan

ANTARA FOTO/Aji Styawan/aww.
Penulis: Doddy Rosadi - Tim Riset dan Publikasi
25/12/2020, 05.00 WIB

Jutaan warga Amerika Serikat mulai meninggalkan rumah mereka dan berlibur ke luar luar kota merayakan Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan data Transportation Security Administration, lebih dari 5 juta warga AS telah berlibur sejak Jumat hingga Selasa lalu.

Diperkirakan lebih dari 85 juta warga Amerika akan berlibur sejak Rabu kemarin hingga 3 Januari nanti. Jumlah itu hanya sepertiga dibandingkan tahun lalu. Penurunan ini terjadi karena masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat.

Setiap hari, penambahan jumlah kasus mencapai lebih dari 200 ribu dan lebih dari 3.000 orang meninggal. Sejak pandemi, lebih dari 320 ribu warga AS meninggal akibat Covid-19. Saat ini, Amerika Serikat menjadi negara dengan jumlah kasus positif tertinggi di dunia yaitu 18,5 juta kasus atau hampir 25 persen dari total jumlah kasus positif Covid-19 di dunia.

Namun, virus Covid-19 sepertinya tidak menghalangi jutaan warga Amerika untuk tetap merayakan Natal dan Tahun Baru dengan berlibur. Jennifer Brownlee (34 tahun) adalah salah satu warga Negeri Paman Sam yang memutuskan untuk berlibur.

“Saya harus berkunjung ke tempat ibu saya, dia memerlukan bantuan saya. Saya tahu Tuhan akan melindungi saya. Dia tidak akan membiarkan saya sakit,” kata Jennifer yang bekerja sebagai nelayan di Alabama, seperti dilansir dari USA Today.

Untuk mencegah tertular virus Covid-19, Jennifer selalu memakai masker di bandar udara dan juga di atas pesawat. Dia yakin daya tahan tubuhnya cukup kuat sehingga tidak akan tertular Covid-19.

Michelle Lopez termasuk yang ragu-ragu untuk menjalani liburan Natal dan Tahun Baru. Dia tidak yakin apakah keputusan untuk mengunjungi sang kekasih di Virgina pada libur Natal ini merupakan keputusan yang tepat.

“Saya sebenarnya tidak ingin pergi tapi saya sudah lima bulan tidak bertemu dengan dia,” kata Lopez.

Sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, Lopez melakukan tes Covid-19 dan hasilnya negative. Namun, perjalanan yang ditempuh dari Houston ke Nevada justru membuat Lopez khawatir.

“Tidak ada social distancing di dalam pesawat. Penumpang ada yang tidak memakai masker dan tidak semua menggunakan tisu basah yang disiapkan kru pesawat,” ucapnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sudah menyarankan kepada warga AS untuk tidak menjalani liburan Natal dan Tahun Baru. CDC meminta kepada warga untuk tetap di rumah dan menjalani liburan bersama keluarga.

Namun, apabila tetap memutuskan berlibur, maka diwajibkan untuk melakukan tes Covid-19. Usai liburan, warga yang kembali ke rumah masing-masing harus kembali menjalani tes Covid—19.

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Satgas penanganan Covid-19 sudah menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap di rumah selama libur Natal dan Tahun Baru.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19, Doni Monardo menegaskan, Covid-19 belum berakhir. Bahkan, tak ada seorang pun di dunia bisa memastikan kapan Covid-19 berakhir.

Karena itu, masyarakat harus membatasi aktivitas di luar rumah. Masyarakat juga harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan perjalanan orang selama libur Natal dan Tahun Baru 2021 di masa pandemi Covid-19.

Peraturan dalam surat edaran tersebut berlaku mulai 19 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Protokol kesehatan berlaku bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri, yang menggunakan moda transportasi umum atau pribadi.

Aturan itu antara lain berisi larangan bagi mereka yang berlibur untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, penggunaan masker wajib secara benar menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain 3 lapis atau masker medis serta setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan