Cek Fakta: Kasus Covid-19 Hanya Naik Jelang Perayaan Agama Islam?

Muhammad Zaenuddin|Katadata
Sejumlah warga melintas selepas pelaksanakan ibadah shalat Idul Adha 1442 H di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa, (20/7/2021).
16/3/2022, 09.05 WIB
GNI: Keliru (Katadata)

Naik turunnya kasus positif Covid-19 terus dipantau oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia dalam dua tahun terakhir. Seiring perkembangannya, tak jarang ditemukan informasi-informasi yang menimbulkan tanda tanya terkait kebenarannya.

Salah satunya, jagat maya sempat diramaikan oleh klaim yang menyatakan kalau peningkatan kasus Covid-19 hanya terjadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2022. Narasi tersebut disebarluaskan oleh pengguna Facebook bernama Gery pada 1 Maret lalu, dengan menyandingkan rendahnya kasus Covid-19 menjelang hari besar agama lain.

Cek Fakta Covid-19 (Satgas Covid-19)

Berikut narasi lengkapnya:

“NATAL,,,, AMAN

IMLEK,,,,,,AMAN

WAISAK, AMAN

NYEPI,,,,, AMAN

TIBA TIBA PAS MAU PUASA VIRUS ZONA MERAH PAS MAU IDUL PITRI MENINGKAT HITAM ,,SAMPAI MAU IDUL ADHA MENINGKAT LAGI

DATANGNYA PAS UMAT ISLAM MAU IBADAH AJA 

#LOE VIRUS APA APA SETAN

#COVID

#OMICRON

#TERUS ENTAR APA LAGI OSKADON ,OSKADRIL,ATO PARAMEK,,,LUCUBANGET iNDONESIA”

Halaman:
Reporter: Amelia Yesidora

Konten cek fakta ini kerja sama Katadata dengan Google News Initiative untuk memerangi hoaks dan misinformasi vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia.