Laporan Khusus | KTT ASEAN 2023

DKI Terapkan 50% Aparatur Negara WFH Mulai 28 Agustus Sambut KTT ASEAN

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Deputy Chairwoman of the Hanoi People Committee Vietnam Vu Thu Ha menghadiri Pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN (MGMAC & AMF) 2023 di Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Penulis: Ira Guslina Sufa
16/8/2023, 07.29 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home dengan kapasitas 50% bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 28 Agustus hingga 7 September mendatang. Selain mengeluarkan kebijakan WFH, Pemprov juga menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sebagian siswa.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut kebijakan WFH dan PJJ tersebut seiring dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN.

"Khusus KTT kita mulai, kalau DKI saya minta Pak Sekda mulai uji coba di 28 Agustus masuk (WFH dan WFO) yaitu 50-50 persen," kata Heru di Balai Kota DKI seperti dikutip dari Antara, Rabu (16/8).

Menurut Heru penerapan pembelajaran jarak jauh akan berlaku untuk sekitar 50% siswa. Sedangkan 50% lainnya tetap bersekolah secara luring.

Sementara itu Heru mengatakan bagi karyawan swasta, kebijakan WFH sifatnya hanya imbauan. Heru menyerahkan keputusan untuk WFH kepada kebijakan masing-masing kantor dan kesepakatan antara manajemen dan karyawan.

"Nanti untuk imbauan yang swasta silahkan saja pemilik (perusahaan) masing-masing (yang memutuskan)," kata Heru.

Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN ke-43 pada 5-7 September 2023 mendatang. Kegiatan akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC). Selama gelaran KTT Presiden Jokowi akan memimpin 12 pertemuan dalam format plenary, dan retreat.

Rencananya, ungkap Sidharta, KTT ke-43 juga akan mengundang IMF dan World Bank dan beberapa organisasi dunia yang lain.
Kepala Negara juga dija

Reporter: Antara

Untuk kelima kalinya, Indonesia didapuk menjadi Keketuaan ASEAN. Situasi dunia tahun ini yang belum kondusif tentu menjadi tantangan tersendiri dalam mengemban amanah tersebut. Persaingan kekuatan besar dunia yang meruncing mesti dikelola dengan baik agar konflik terbuka dan perang baru tidak muncul, terutama di Asia Tenggara.

Keketuaan Indonesia juga diharapkan menjadi pintu bagi ASEAN untuk berperan aktif dalam perdamaian dan kemakmuran di kawasan melalui masyarakat ekonomi ASEAN. Untuk itu, Indonesia hendak memperkuat pemulihan ekonomi dan menjadikan Asia Tenggara sebagai mesin pertumbuhan dunia yang berkelanjutan.

Simak selengkapnya di https://katadata.co.id/asean-summit-2023 untuk mengetahui setiap perkembangan dan berbagai infomasi lebih lengkap mengenai KTT Asean 2023.

#KatadataAseanSummit2023 #KalauBicaraPakaiData