Top News: Saham Astra Tertekan, Kereta Tanpa Rel di Indonesia
Saham PT Astra International Tbk (ASII) terus mengalami tekanan, setelah sentimen produsen kendaraan listrik berbasis baterai terbesar di dunia, Buid Your Dream atau BYD, masuk Indonesia.
BYD berencana menggelontorkan investasi sebesar Rp 20 triliun untuk membangun pabrik di sini.
Sentimen ini makin mengikis laju saham Astra International serta berimbas pada penjualan yang dilakukan investor asing dalam dua pekan terakhir. Pada data perdagangan Rabu (24/1), saham ASII gencar dilego investor asing dengan nilai Rp 400,4 miliar.
Hal ini meneruskan jejak saham ASII yang terus dijual investor asing pada hari sebelumnya. Sahamnya juga terkontraksi 0,98% ke level Rp 5.070 per saham.
Tekanan terhadap saham Astra Internasional menjadi salah satu artikel terpopuler, dan menjadi bagian dari Top News Katadata.co.id. Selain itu, ketahui juga mengenai kereta tanpa rel perdana di Indonesia, serta hasil survei media asing terhadap Pemilu di Indonesia.
Berikut Top News Katadata.co.id:
1. Saham Astra Gencar Dijual Asing Usai Masuknya BYD, Ini Kata Analis
Saham PT Astra International Tbk (ASII) terus mengalami tekanan setelah sentimen produsen kendaraan listrik berbasis baterai terbesar di dunia, Buid Your Dream atau BYD yang masuk ke Indonesia. BYD berencana berinvestasi Rp 20 triliun dan membangun pabriknya di dalam negeri.
Sentimen ini makin mengikis laju saham Astra International serta berimbas pada penjualan yang dilakukan investor asing secara terus menerus dalam dua pekan berjalan. Pada data perdagangan Rabu (24/1), saham ASII gencar dilego investor asing dengan nilai Rp 400,4 miliar.
Hal ini meneruskan jejak saham ASII yang terus dijual investor asing pada hari sebelumnya. Sahamnya juga terkontraksi 0,98% ke level Rp 5.070 per saham.
Mengacu data perdagangan BEI, investor asing tercatat menjual saham ASII dengan total Rp 122 miliar pada perdagangan Senin (22/1). Selanjutnya pada Selasa (23/1) ASII masih di posisi pertama dengan nilai penjualan Rp 338,5 miliar.
Dalam catatan Katadata.co.id, saham ASII turut menjadi perusahaan yang sahamnya banyak dilepas investor asing 8 Februari sampai 12 Februari 2024 pekan lalu. Saat itu, sahamnya menempati peringkat pertama dengan nilai akumulasi penjualan selama sepekan menyentuh Rp 801,5 miliar.
Head of Research CGS-CIMB Sekuritas Indonesia Hadi Soegiarto memandang investor asing hanya menyamakan dampak masuknya kendaraan listrik yang ada di negara maju di Indonesia. Menurutnya, pangsa pasar mobil dari Jepang yang didistribusikan oleh ASII seperti Toyota dan Daihatsu masih kuat di Indonesia.
2. Indonesia Akan Punya Kereta Tanpa Rel Perdana pada Agustus
Indonesia akan mengoperasikan Kereta Otonom atau Automated Rail Transit (ART) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai Agustus 2024. Kereta ini akan beroperasi dengan mengguakan baterai, lalu disubtitusikan dengan marka jalan dan magnet.
"Kereta otonom atau ART nanti akan berada di kawasan Sumbu Barat dan Sumbu Timur. Ditargetkan pada bulan Agustus sudah bisa kita gunakan sebagian rutenya," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat meninjau bakal lokasi pembangunan Kereta Otonom atau Automated Rail Transit (ART) di IKN.
Pembangunan rute ART akan dilakukan dalam 2 fase. Untuk satu set kereta terdiri dari dua gerbong, berkapasitas total 324 penumpang.
ART berkecepatan operasional 40 km/jam dan berkecepatan maksimal 70 km/jam. Selain kereta otonom, Budi juga mengecek progres pembangunan bandara IKN.
"Hari ini kita melihat pembangunan bandara berjalan dengan baik. Bulan Juli diperkirakan sudah selesai untuk kita uji cobakan," ujar Budi saat mengecek progres pembangunan Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (24/1).
3. Patrick Walujo Beri Sinyal GOTO Mulai Raih Profitabilitas di Q4 2023
Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Patrick Walujo memberikan sinyal jika perusahaan akan mulai membukukan indikator profitabilitas pada kinerja keuangan kuartal empat 2023. Hal ini sejalan dengan target GOTO membukukan EBITDA yang disesuaikan positif pada kuartal keempat 2023.
"Saya selalu dinasihati bahwa saya tidak dapat mengungkapkan informasi penting tentang perusahaan publik. Saya mengatakan, jika perusahaan berada dalam posisi terbaik yang pernah ada dan saya tersenyum," kata Patrick, dalam acara DealStreetAsia Indonesia PE-VC Summit 2024, Kamis (25/1).
Namun Patrick tidak menjelaskan katalis positif yang membuat dirinya begitu yakin jika GOTO akan mencetak profitabilitas. Walau demikian, dirinya dengan tegas mengatakan tidak merasa khawatir untuk pembukuan sepanjang tahun 2023 emiten teknologi ini.
"Saya tidak merasa khawatir saat ini. Kami telah bekerja sangat keras," sebutnya.
Sinyal akan adanya pertumbuhan profitabilitas ini, terlihat dari kinerja GOTO pada kuartal tiga 2023 yang mampu menekan kerugian bersih 53% dalam sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp 9,5 triliun.
4. Bos GOTO: Akuisisi Tokopedia oleh TikTok Rampung di Kuartal I 2024
Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Patrick Walujo mengatakan proses kerja sama TikTok dengan Tokopodia berjalan lancar. Patrick optimis akuisisi 75% saham Tokopedia oleh TikTok ini akan terealisasi di tahun ini.
"Semuanya masih oke, mudah-mudahan selesai kuartal I," katanya kepada Katadata.co.id, Kamis (25/1).
Walau demikian, Patrick tidak menjelaskan secara detail sampai mana proses kerja sama TikTok dengan Tokopedia sejak diumumkan. Dirinya berharap dengan adanya kerjasama ini kinerja Tokopedia akan semakin baik lagi.
"Mohon didoakan ya, supaya makin banyak promonya Tokopedia," kata Patrick.
5. Survei The Economist: Suara Prabowo Tembus 50%, Ganjar-Anies Bersaing
Survei terbaru yang dirilis media berbasis di Inggris The Economist menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto di pemilihan presiden 2024 makin kokoh.
Berdasarkan survei terbaru yang digelar dengan metode voting persaingan terjadi pada calon presiden Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Adapun perhitungan dukungan dilakukan pada 16 Januari 2024.
Survei yang bertajuk “Siapa yang Akan Menjadi Presiden Indonesia Selanjutnya?” itu merilis Prabowo unggul dengan 50% dukungan. Sementara itu di urutan kedua ada Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 23% diikuti Anies Baswedan di urutan ketiga dengan elektabilitas 21%.
“Jika tidak ada yang menang lebih dari 50% pada putaran pertama, kontestasi akan dilanjutkan pada bulan Juni,” tulis The Economist seperti dilansir dari Antara, Kamis (25/1).
Survei tersebut merupakan hasil pemantauan The Economist yang dilakukan sejak Januari 2023. Meski begitu tidak ada penjelasan lebih spesifik siapa yang menjadi responden dalam survei dan berapa responden yang dilibatkan.