BGN Kebut Verifikasi untuk Kejar Target 8.000 Dapur SPPG Makan Bergizi Gratis

ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU
Siswa menyantap makanan bergizi gratis di SDN 2 Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/8/2025).
12/8/2025, 20.23 WIB

Badan Gizi Nasional atau BGN akan mempercepat verifikasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi hingga akhir bulan ini. Langkah tersebut dilakukan agar dapat mencapai target pengoperasian 8.000 SPPG makan bergizi gratis pada bulan ini.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mencatat telah ada 5.103 SPPG yang beroperasi sampai hari ini. Menurutnya, percepatan verifikasi membuat penambahan dapur SPPG mencapai 300 unit per hari.

"Jadi, beberapa hari ini mudah-mudahan akan tercapai target pengoperasian 8.000 SPPG pada bulan ini," kata Dadan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/8).

Jumlah SPPG yang beroperasi pada awal Juli 2025 masih kurang dari 2.00o unit. Menurut Dadan, percepatan verifikasi selama dua pekan terakhir berhasil membuat jumlah SPPG beroperasi menembus 5.000 unit.

Dadan juga menargetkan pemangkasan waktu distribusi makanan dari SPPG ke sekolah. Menurutnya, waktu distribusi Makan Bergizi Gratis dari SPPG ke sekolah saat ini sekitar 4 jam.

Pemerintah menargetkan program MBG dapat dilakukan pada 20 juta penerima manfaat sebelum upacara HUT RI ke-80. Dadan mengatakan, jumlah penerima manfaat MBG baru sekitar 15 juta orang dengan jumlah SPPG sejumlah 5.103 unit.

Dadan optimistis pihaknya dapat menjangkau 20 juta penerima manfaat sebelum akhir pekan ini akibat penambahan dapur SPPG. Sebab, percepatan verifikasi akan menambah dapur SPPG beroperasi hingga 1.200 unit sampai Sabtu (16/8).

"Para calon mitra sudah lama mendaftar menjadi SPPG da mereka sudah terbangun dapurnya, kami tinggal percepat verifikasinya," katanya.

BGN mencatat jumlah SPPG yang melalui proses verifikasi mencapai 17.000 unit sejauh ini. Walau demikian, Dadan mengakui tidak semua 17.000 calon mitra SPPG tersebut telah membangun dapur.

Dadan sekaligus membantah adanya SPPG fiktif di lapangan lantaran seluruh mitra telah didampingi oleh 14.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI yang telah lolos pendidikan dasar. Walau demikian, Dadan mengakui tidak semua calon mitra SPPG telah memiliki dapur saat ini.

"Bukan dapur SPPG fiktir, tapi ada calon mitra SPPG yang sudah memesan tempat dan belum ada pembangunan dapur," ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Andi M. Arief