Prabowo Sumbang Rp 72 Miliar untuk Bagikan Daging Sapi di Aceh
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan lebih dari Rp 72 miliar untuk pembagian daging sapi di Aceh. Sapi-sapi dibeli menggunakan uang pribadinya, lalu dipotong dan dagingnya dibagikan kepada warga.
Tito mengatakan, daging sapi tersebut untuk disalurkan ke 19 Kabupaten/Kota di Aceh, termasuk Kabupaten Simeulue yang terdampak gempa.
“Pembelian sapi, pembagian daging di 19 Kabupaten/Kota di aceh ditambah simeulue, 18 (Kabupaten/Kota) itu ditambah simeulue,” kata Tito dalam rapat koordinasi Satgas Galapana DPR dengan Satgas Pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
Tito mengatakan, daging sapi mulai disalurkan pada hari ini, Senin (18/2). Kemendagri juga telah mengeluarkan surat edaran terkait pembagian daging tersebut.
“Ini sudah dilakukan pembelian sapi dan kami sudah mengeluarkan surat edaran untuk dibagikan hari ini, satu hari sebelum bulan puasa. Yang intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” kata Tito.
Sumbangan ini diberikan Prabowo untuk menyenangkan warga Aceh yang merayakan Hari Meugang, tradisi menyembelih sapi yang biasanya dilakukan, antara lain saat Ramadan.
Berdasarkan siaran pers dari tim media Prabowo, Warga Desa Geudumbak tampak antusias menyiapkan Kuah Beulangong, gulai tradisional khas Aceh, untuk menyambut Meugang. Sapi dari Prabowo tersebut diantarkan ke warga oleh relawan dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) dan kelompok relawan lainnya.
Masakan disiapkan menggunakan wajan besar dan dimasak memakai kayu bakar. Mereka juga memasak nasi dalam porsi besar agar bisa dimakan beramai-ramai.
Bahan dasar Kuah Beulangong tak lain adalah leumo atau sapi hasil dari sedekah Prabowo. Sapi itu lantas disembelih untuk dijadikan masakan menyambut Ramadan.
Sumbangan sapi tak hanya diberikan secara pribadi oleh Prabowo, tetapi juga pemerintah pusat. Sebanyak 1.455 sapi Meugang diserahkan secara simbolis kepada 19 pemerintahan kabupaten/kota pada Selasa (10/2) lalu oleh Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.