Gubernur Anies akan Umumkan Tarif MRT Jakarta Pekan Ini

Moda raya terpadu (Mass Rapid Transit/MRT) Jakarta resmi memulai operasional terbatas dalam rangka uji coba publik pada hari ini, Selasa (12/3). Pada operasi hari ini, MRT Jakarta akan mengangkut sebanyak 4 ribu penumpang mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.
Penulis: Michael Reily
Editor: Pingit Aria
19/3/2019, 18.30 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta  masih dalam tahap finalisasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Besaran tarif itu akan diumumkan sebelum MRT diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 24 Maret 2019, pekan depan.

Nantinya, tarif MRT bakal dihitung menurut jarak antara stasiun naik dan turunnya penumpang. Anies mengungkapkan, dengan perhitungan tarif per kilometer, bakal membedakan harga tiket dari Blok M ke Setiabudi, dengan Blok M ke Bundaran Hotel Indonesia (HI). "Perhitungannya sudah lengkap, rata-rata kira-kira Rp 1.000 per kilometer," kata dia di Jakarta, Selasa (19/3).

Dia tidak memberikan perkiraan batas maksimal tarif MRT. Sebab, jika fase kedua dan fase ketiga MRT berlaku, terdapat lebih dari 10 stasiun yang akan tersambung. Fase kedua adalah jalur Bundaran HI sampai Kampung Bandan, serta fase ketiga rute Balaraja sampai Cikarang.

(Baca: Jokowi Minta Tak Ada Ego Sektoral Untuk Atasi Kemacetan Jabodetabek)

Oleh karena itu, Anies menekankan integrasi transportasi di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Banten (Jabodetabek) bakal berujung kepada konsolidasi. Sehingga, ada sebuah perusahaan holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) transportasi yang sahamnya dari berbagai daerah, meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menjadi pemilik mayoritas.

Dia menjelaskan, konsolidasi akan memudahkan pembangunan integrasi transportasi dengan wilayah lain. Apalagi, kebutuhan investasi untuk tambahan air minum, sistem penyimpanan, taman, sampai Transit Oriented Development (TOD) bisa membuat nilainya membengkak hingga Rp 770 triliun. "Sistemnya park and ride," ujar Anies. 

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pun mengaku tarif MRT bakal diputuskan sebelum Senin, 24 Maret 2019, pekan depan. Pertimbangannya adalah harganya tidak boleh terlalu murah, tetapi juga tidak harus mahal. Perkiraannya, harga akan sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 12.500 dalam sekali perjalanan.

(Baca: Euforia Menyambut MRT Jakarta)

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berharap ada lanjutan integrasi transportasi Jabodetabek. Apalagi, MRT Jakarta yang ada di Stasiun Lebak Bulus berbatasan langsung antara Tangerang Selatan dan Jakarta. Alternatifnya, MRT bisa menuju Rawa Buntu atau menyusuri jalan tol.

Reporter: Michael Reily