Alibaba Buka Lowongan Kerja Besar-besaran meski Ditekan Tiongkok

ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song
Logo Alibaba Group terlihat di kantor pusat perusahaan tersebut di Hangzhou, provinsi Zhejiang, Tiongkok, Senin (18/11/2019).
Penulis: Desy Setyowati
21/7/2021, 14.01 WIB

Alibaba membuka lowongan kerja besar-besaran untuk mengisi posisi di Ant Group, Cainiao, dan Alibaba Health. Ini dilakukan meski perusahaan menghadapi tekanan pemerintah Tiongkok terkait monopoli.

Hasil survei perusahaan branding asal Swedia Universum menunjukkan, Alibaba menjadi salah satu perusahaan paling menarik bagi lulusan universitas di Tiongkok. Utamanya, bagi lulusan jurusan bisnis, teknik, ilmu alam, dan bahkan humaniora.

Kali ini, raksasa e-commerce itu membuka lowongan kerja yang diklaim terbesar untuk lulusan baru atau fresh graduate. “Ini tanda bahwa Alibaba bergerak maju, setelah membayar denda 18,2 miliar yuan (US$ 2,8 miliar) terkait pelanggaran antimonopoli,” demikian dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Selasa malam (20/7).

Perusahaan yang berbasis di Hangzhou itu menyediakan 113 posisi yang berbeda. “Sebanyak 45 di antaranya dibuka untuk lulusan baru untuk pertama kalinya,” kata Alibaba dalam keterangan resmi.

Lowongan kerja di bidang teknologi yang dibuka meliputi teknik komputer, ilmu data, blockchain dan teknik keamanan. Sedangkan posisi non-teknologi yang dibuka untuk lulusan baru yakni manajer produk, desainer produk pemetaan, seni visual, operasi, perencana gim, editor video, manajer klien, manajer logistik, dan ahli strategi risiko.

Mereka bukan hanya ditempatkan di Alibaba, tetapi juga unit usaha utama seperti Ant Group, Cainiao Network, Alibaba Health Information Technology, dan Alibaba Pictures Group. Perusahaan-perusahaan ini berbasis di Hangzhou, Beijing, Shanghai, Guangzhou, Nanjing, Shenzhen, dan Chengdu.

CEO Alibaba Daniel Zhang mengatakan, perusahaan memiliki total 251.462 karyawan di seluruh dunia per akhir Maret. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, jumlah pegawainya berkurang 622 orang per kuartal pertama.

Meski begitu, jumlah pegawai Alibaba melonjak dibandingkan akhir September 122.399 orang. Peningkatan ini terjadi setelah raksasa e-commerce itu mengambil alih operator hypermarket terbesar di Tiongkok, Sun Art Retail Group.

Pengumuman lowongan kerja itu digelar pada masa kelulusan. Di Tiongkok, raksasa teknologi berebut talenta digital pada periode ini.

Berdasarkan survei China Zhaopin.com, industri digital, elektronik, dan telekomunikasi menjadi bisnis populer bagi lulusan baru.

Lalu, survei Universum menunjukkan bahwa Alibaba dan Huawei Technologies Co menjadi perusahaan yang paling banyak dilirik lulusan jurusan bisnis, teknik, ilmu alam dan bahkan humaniora. Ini berdasarkan survei terhadap 58.644 mahasiswa di 108 universitas.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.