OVO Gaet Prudential Buat Layanan Asuransi Jiwa Syariah Rp 5.000

Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi OVO
28/4/2021, 14.06 WIB

Startup teknologi finansial (fintech) pembayaran OVO menggaet Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membuat layanan asuransi jiwa syariah. Unicorn ini menilai, asuransi digital di Tanah Air potensial.

Vice President Financial Services OVO Irene Santoso mengatakan, perusahaan mengandalkan tiga strategi untuk menarik lebih banyak pengguna. Pertama, menerapkan biaya terjangkau. “Biaya kontribusi hanya Rp 5.000,” ujarnya saat konferensi pers virtual, Rabu (28/4).

Kedua, proses pendaftaran hingga klaim dilakukan secara digital. Terakhir, mengandalkan basis syariah. “Permintaan layanan syariah ini berkembang pesat,” kata dia.

Dari sisi penetrasi asuransi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hanya 3,03% per tahun lalu. Ini lebih rendah dibandingkan penetrasi asuransi rata-rata negara ASEAN 7%.

Singapura bahkan mencapai penetrasi asuransi 9%. “Ini peluang bagi OVO untuk menggerakkan produk asuransi,” ujar Irene.

Survei internal OVO juga menunjukkan bahwa tiga dari 10 responden tertarik untuk memiliki asuransi berbasis syariah dalam waktu dekat. Sebanyak 50% di antaranya nya secara spesifik ingin memiliki asuransi jiwa syariah.

Alasan utama yang melandasi yakni untuk mengamankan tabungan dari pengeluaran tak terduga.

President Director Prudential Indonesia Jens Reisch menambahkan, layanan asuransi potensial selama pandemi Covid-19. “Semakin banyak masyarakat Indonesia yang memenuhi kebutuhan perlindungan mereka,” kata dia.

Sebelumnya, riset dari perusahaan reasuransi Swiss Re juga menunjukkan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap asuransi digital sangat besar. Ini karena banyak yang beralih ke layanan online selama pandemi corona.

"Semakin banyak platform digital yang memperluas jangkauan bisnis ke layanan keuangan. Perusahaan asuransi harus menyesuaikan model bisnis agar relevan dan responsif terhadap kebutuhan nasabah," ujar Head Client Markets, Life & Health Asia Tenggara, Swiss Re Jolene Loh dalam siaran pers, pada Februari (2/2).

Riset menunjukkan, 76% masyarakat Indonesia tertarik membeli produk asuransi secara online. Platform yang paling banyak dipilih yakni e-commerce dan fintech. Kemudahan menggunakan aplikasi dan tarif premi murah menjadi alasan responden menggunakan layanan asuransi online.

Atas dasar potensi tersebut, OVO menyediakan layanan asuransi jiwa syariah. Untuk menggunakannya, pengguna hanya perlu mengeklik ikon payung di aplikasi OVO. Lalu memilih asuransi jiwa berbasis syariah bernama PRUTect Care.

Setelah itu, memilih jenis seperti golden dan platinum. Kemudian memasukkan data diri dan memilih opsi pembayaran premi per bulan atau tahun.

Manfaat yang diperoleh yakni santunan harian rawat inap, cacat total akibat kecelakaan, meninggal dunia imbas penyakit menular hingga kecelakaan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan