Gojek Lepas Bisnisnya di Thailand ke AirAsia, Lalu Fokus di 2 Negara

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Mitra layanan ojek daring Gojek menunggu penumpang di di penumpang Stasiun Kereta Api Sudirman, Jakarta, Jumat (28/5/2021).
Penulis: Hari Widowati
Editor: Yura Syahrul
7/7/2021, 13.20 WIB

Gojek mengumumkan merger dan konsolidasi dengan Tokopedia pada akhir Mei lalu. Penggabungan tersebut melahirkan entitas induk usaha bernama GoTo. Induk usaha tersebut menaungi tiga lini bisnis utama yaitu layanan on-demand di bawah Gojek, e-commerce melalui Tokopedia, dan layanan finansial dengan bendera GoTo Financial.

Selain di Indonesia, Gojek juga sudah melakukan ekspansi usaha di luar negeri sejak beberapa tahun lalu. Di Thailand, Gojek mulai beroperasi pada Februari 2019 dnegan nama "Get". Awalnya, layanan Gojek menjangkau 80% Kota Bangkok dan membesut layanan pesan antar Get-Food.

Setahun beroperasi di Thailand, Gojek mampu menggaet 40 ribu mitra pengemudi dan menghimpun 2,2 juta pengguna aplikasinya. Belakangan, pada September tahun lalu, bisnis Gojek di Thailand bersalin nama menjadi Gojek.

Halaman:
Reporter: Yura Syahrul