Ojek Online Andalkan Antar Makanan saat Hujan, Pendapatan Tetap Turun

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (9/9/2022).
Penulis: Lenny Septiani
29/12/2022, 11.57 WIB

Sedangkan Mitra pengemudi Grab Trisno (59 tahun) justru mencatatkan pendapatan meningkat sedikit dibanding saat bukan musim hujan. "Pendapatan seminggu ini bersih Rp 100 ribu per hari, sudah untuk membeli makan, bensin, dan lainnya," ujarnya kepada Katadata.co.id, Kamis (29/12).

Hal itu karena persaingan menurun, lantaran ia menduga ada banyak mitra pengemudi ojek online yang tidak mengaktifkan akun alias off-bid saat hujan.

Ia juga mencatatkan bahwa permintaan layanan pesan-antar makanan GrabFood meningkat. Namun, “tarifnya murah,” tambah dia.

Begitu juga dengan mitra pengemudi Grab lainnya, Eko Prasetyo (35 tahun). “Order turun selama musim hujan, terutama pengantaran penumpang dan paket. Lebih banyak pemesanan antar-makanan," katanya.

Ketua Umum Asosiasi Driver Online (ADO) Taha Syafaril menambahkan, order menurun selama musim hujan. "Banyak masyarakat yang libur atau cuti, sehingga order sangat ‘langka’," katanya kepada Katadata.co.id, Kamis (29/12).

Halaman:
Reporter: Lenny Septiani