Pecat Tiga Petinggi Twitter, Elon Musk Jadi CEO

Twitter Elon Musk
Elon Musk membawa wastafel saat mengunjungi kantor Twitter
Penulis: Desy Setyowati
1/11/2022, 10.31 WIB

Elon Musk memang mengajukan kesepakatan untuk membeli Twitter pada awal April. Saat itu, ia juga membeli saham perusahaan, sehingga porsinya 9,2% dari total atau menjadi pemegang saham terbanyak.

Dokumen itu menyebutkan bahwa Elon Musk sebagai ‘pelapor’ atau yang mengajukan dokumen. “Pelapor adalah CEO perusahaan pasca-penggabungan,” demikian dikutip.

Orang terkaya di dunia itu pun berencana menaikkan biaya langganan akun ‘centang biru’ atau yang sudah terverifikasi. “Twitter akan merevisi proses verifikasi pengguna,” kata Elon Musk melalui cuitan di Twitter, Minggu (30/10).

Dua sumber yang mengetahui masalah itu mengungkapkan melalui buletin teknologi Platformer, bahwa Twitter mempertimbangkan untuk membebankan biaya bagi pengguna dengan akun centang biru.

Pengguna harus berlangganan Twitter Blue US$ 4,99 atau Rp 77,8 ribu per bulan. “Atau mereka akan kehilangan lencana ‘terverifikasi’,” demikian laporan Platformer dikutip dari Reuters, Senin (31/10).

Sedangkan The Verge melaporkan bahwa Twitter berencana membebankan biaya US$ 19,99 atau sekitar Rp 311,8 ribu untuk langganan Twitter Blue yang baru.

Pengguna yang sudah berlangganan Twitter Blue dengan paket saat ini, kabarnya akan diberi waktu 90 hari untuk mengajukan paket langganan baru. Jika tidak, mereka bakal kehilangan tanda ‘terverifikasi’.

Halaman: