Data Dukcapil Diduga Bocor, Menkominfo Minta Instansi Jaga Data

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp.
Petugas merekam data iris bola mata pemohon pembuatan E-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Banten, Senin (22/5/2023).
Penulis: Ade Rosman
Editor: Lavinda
24/7/2023, 16.13 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Budi Arie Setiadi meminta agar instansi-instansi pemerintahan yang memiliki tugas mengumpulkan data untuk lebih menjaga kerahasiaan data tersebut.

Hal ini diungkapkan Budi menanggapi dugaan bocornya 337 juta data kependudukan dan pencatatan sipil atau Dukcapil yang terjadi pekan lalu.

"Banyak instansi yang mengumpulkan data, karena itu kami berkoordinasi supaya instansi-instansi yang mengumpulkan data itu supaya jaga hak datanya, jangan dibocorkan," kata Budi kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (24/7).

Menurut Budi, selama ini banyak instansi yang harus mengumpulkan data saat proses kerjanya. Maka itu, salah satu langkah penting untuk menghadapi kebocoran data ialah dengan menelusuri instansi yang bersangkutan, dan mencari tahu penyebabnya, sehingga kebocoran data bisa diantisipasi agar tak terjadi lagi.

"Bank mengumpulkan data, telekomunikasi kalau jadi pelanggan mengumpulkan data. Banyak instansi yang mengumpulkan data," katanya.

Sebelumnya, pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @secgro beberapa waktu lau.

Halaman:
Reporter: Ade Rosman