Krisis Ojol, Grab Klaim Permintaan Naik 35%, Pengiriman Barang Melonjak 300%

Katadata/Fauza Syahputra
Pengemudi ojek daring (ojol) beristirahat saat menggelar aksi demonstrasi di kawasan depan gerbang utama Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar potongan aplikator ditetapkan maksimal 10 persen dan mendesak pemerintah untuk mengesahankan RUU Transportasi Online sebagai payung hukum.
Penulis: Rahayu Subekti
Editor: Ahmad Islamy
13/3/2026, 21.21 WIB

Grab Indonesia mengungkapkan alasan dibalik sulitnya mendapatkan pengemudi ojek online atau ojol belakangan ini, khususnya di wilayah Jabodetabek. Director of Mobility, Food, and Logistics Grab Indonesia, Tyas Widyastuti mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir, permintaan terhadap berbagai layanan Grab di Jabodetabek meningkat hingga 35% dibandingkan dengan periode normal. 

“Kenaikan ini terjadi seiring perubahan pola mobilitas selama Ramadan, di mana puncak permintaan dari berbagai layanan muncul pada waktu yang hampir bersamaan, terutama pada jam pulang kantor untuk GrabBike, waktu persiapan berbuka puasa untuk GrabFood, serta lonjakan permintaan pengiriman melalui GrabExpress,” kata Tyas kepada Katadata.co.id, Jumat (13/3). 

Dia menjelaskan, permintaan GrabExpress meningkat hingga 300% menjelang lebaran. Hal ini didorong oleh promo Ramadan di platform e-commerce dan maraknya pengiriman hampers. 

Sementara itu, menjelang waktu berbuka puasa, permintaan GrabBike dan GrabFood juga meningkat. Grab mencatat peningkatan layanan ini masing-masing meningkat hingga 25%. 

Di sisi lain, meskipun jumlah mitra pengemudi secara umum tetap stabil, rata-rata jam kerja mitra selama Ramadan menjadi lebih pendek. Hal ini karena sebagian mitra memilih beristirahat untuk berbuka puasa dan menghindari kepadatan lalu lintas pada sore hari.

“Kondisi cuaca ekstrem yang sempat menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan juga turut berdampak pada kelancaran perjalanan dan waktu penyelesaian pesanan di beberapa area,” ujar Tyas.

Meski rata-rata jam kerja mitra lebih pendek, Tyas mengeklaim tingginya permintaan tetap mendorong peningkatan pendapatan mitra hingga 40% pada periode puncak Ramadan. Ia juga mengimbau pengguna untuk merencanakan perjalanan atau pemesanan lebih awal, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi. 

Untuk GrabBike, pengguna disarankan melakukan pemesanan lebih awal. Sementara itu, untuk GrabFood dan GrabExpress tersedia fitur pesanan terjadwal, serta ambil sendiri di GrabFood yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam mengakses layanan Grab. 

“Kami akan memantau dinamika kebutuhan pengguna dan pola aktivitas mitra selama periode Ramadan dan Idulfitri,” kata Tyas. 

Sebelumnya, keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan layanan ojol mulai ramai dibicarakan di media sosial. "Jakarta sedang krisis ojol-kah? Atau saya saja yang sial? Sudah beberapa minggu ini, saya memesan Gofood dan Shopee instan, tetapi susah sekali mendapatkan driver ," tulis akun @trynnaheal melalui akun media sosial Thread pada Sabtu (7/3).

Unggahan itu disukai oleh 1.500 orang dan mendapat komentar dari 454 akun. 

Dari keluhan itu, banyak warganet lain yang menceritakan pengalaman serupa. "Saya setiap pulang kerja dari Sudirman ke Setiabudi, bisa menunggu 30 menit untuk mendapatkan ojol. Padahal bukan pesan (layanan) hemat. Tidak tahu kenapa?" kata akun @allaboutmxnx.

Sementara itu, akun Thread @hmmiykwim bercerita sulit mendapatkan driver ojol untuk pemesanan instan. Lalu, akun @ameliamonica08 kesulitan mendapatkan pengemudi ojol yang mau mengambil pesanan makanan.

"Seminggu ini, Grabfood, Shopefood, Gofood tidak ada ojol yang mau pickup. Jam pulang kantor juga sulit mendapatkan driver. Harus menunggu jam 19 malam dulu baru bisa dapat," tulis @ameliamonica08.

Masyarakat pun pada akhirnya mulai memilih transportasi umum. “Sekarang kalau bisa mendingan naik transportasi umum aja, pesan ojol jadi susah. Kalaupun dapat itu jadi lama sekali nunggunya bisa satu jam sendiri belum selama di perjalanannya,” kata Asti, salah satu pekerja di daerah Jakarta Pusat, kepada Katadata.co.id, Rabu (12/3) malam.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti