Low Carbon Raih Pendanaan Proyek PLTS dan Baterai 385 MW di Inggris

Pexels
Perusahaan energi terbarukan, Low Carbon, mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan yang diperlukan untuk portofolio 385 megawatt (MW) proyek-proyek energi terbarukan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan baterai di Inggris.
Penulis: Hari Widowati
23/1/2024, 14.39 WIB

Perusahaan energi terbarukan, Low Carbon, mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan yang diperlukan untuk portofolio 385 megawatt (MW) proyek-proyek energi terbarukan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan baterai di Inggris. Dana segar ini memungkinkan mereka untuk memulai konstruksi.

"Sebagian besar proyek-proyek tersebut akan mulai dibangun pada awal tahun ini dan merupakan bagian dari proyek-proyek penyimpanan tenaga surya dan baterai berkapasitas 3 gigawatt (GW) di Inggris," ujar juru bicara Low Carbon, seperti dikutip Reuters, Selasa (23/1).

Proyek-proyek PLTS ini akan memiliki kapasitas gabungan sebesar 290 MW dan diharapkan dapat memberikan daya listrik yang dibutuhkan oleh 85.000 rumah di Inggris. Sementara itu, proyek penyimpanan baterai sebesar 95 MW akan berlokasi di lokasi proyek-proyek PLTS.

Penyimpanan baterai memungkinkan energi dari energi terbarukan untuk disimpan dan dilepaskan ketika daya sangat dibutuhkan. Energi terbarukan seperti energi surya dan angin bersifat intermittent atau hanya tersedia pada waktu-waktu tertentu sehingga diperlukan baterai untuk menyimpan energi tersebut.

Kepala investasi Low Carbon Steve Mack mengatakan bahwa proyek-proyek ini akan berkontribusi terhadap target Inggris untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Proyek-proyek ini juga sejalan dengan target perusahaan untuk menyediakan kapasitas energi terbarukan sebesar 20 Gigawatt (GW) pada tahun 2030.