PT SMI Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 950 Miliar Untuk Proyek PLTS Indika Energy

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
Pekerja melakukan perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Tambaklorok di Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026).
5/6/2026, 13.16 WIB

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) menyalurkan pembiayaan syariah Rp 950 miliar kepada PT Indika Empat Mitra Surya (IEMS) dan PT Empat Mitra Indika Cahaya (EMIC), dua anak usaha Grup Indika Energy. Dana ini untuk pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai lokasi di Indonesia.

Dalam pernyataan pers, PT SMI menjelaskan pembiayaan itu menggunakan skema Line Facility Musyarakah Mutanaqisah (MMq) untuk refinancing syariah atas proyek-proyek PLTS yang akan disewakan kepada mitra, offtaker, dan pengguna akhir pada segmen komersial dan industri (commercial & industrial/C&I) di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani, mengatakan pembiayaan ini menunjukkan bahwa instrumen pembiayaan syariah dapat menjadi solusi yang kompetitif untuk mempercepat adopsi PLTS pada segmen pasar komersial dan industri yang pertumbuhannya semakin pesat. 

“Ini wujud nyata komitmen PT SMI dalam menghadirkan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi pengembang energi surya di Indonesia. Kami berharap kolaborasi dengan Grup Indika Energy ini menjadi katalis bagi perluasan PLTS di sektor komersial dan industri secara lebih masif," ujar Sylvi, dikutip Jumat (5/6).

Direktur PT IEMS dan PT EMIC, Yovie Priadi, menyambut baik dukungan pembiayaan dari PT SMI sebagai landasan penting bagi percepatan ekspansi proyek PLTS Grup Indika Energy.

"Dukungan pembiayaan PT SMI akan memperkuat kemampuan kami dalam memperluas layanan PLTS tanpa investasi awal bagi pelanggan, sehingga semakin banyak pelaku industri dapat beralih ke energi bersih dengan lebih cepat dan efisien”, ujar Yovie.

Melalui skema pembiayaan ini, IEMS dan EMIC dapat memperluas jangkauan pembangunan dan penyewaan PLTS kepada pelanggan segmen C&I tanpa harus membebani pengguna akhir dengan investasi awal, sehingga membuka akses energi surya yang lebih luas bagi sektor komersial dan industri di Indonesia.

Sebagai informasi, PT SMI telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 27,6 triliun untuk proyek-proyek energi terbarukan per Maret. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah