Profil Dony Oskaria yang Kini Menjabat Sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/10/2025). Penunjukan Dony Oskaria bersamaan dengan perubahan Kementerian BUMN menjadi BP BUMN, sesuai dengan perubahan keempat Undang-Undang BUMN yang telah disetujui DPR RI dalam Sidang Paripurna ke-6 masa konferensi I tahun 2025–2026.
Profil Dony Oskaria sebelum resmi menjabat sebagai Kepala BP BUMN, merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN, menggantikan posisi Erick Thohir. Sebelumnya, Dony juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN periode 2024–2029.
Pemilihan Dony sebagai Kepala BP BUMN dilihat pada pengalaman sebelumnya. Selain pernah menjabat sebagai Plt Menteri BUMN, Wakil Menteri BUMN, ia juga pernah menjabat sebagai eksekutif di badan pengelola dana kekayaan abadi (SWF) terbaru Indonesia.
Pada awal tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan menunjuk Dony sebagai Chief Operating Officer (COO). BPI Danantara berperan sebagai superholding BUMN yang mengambil alih sebagian besar tugas dan fungsi yang sebelumnya dijalankan oleh Kementerian BUMN.
Profil Dony Oskaria
Profil Dony Oskaria menarik perhatian publik karena perjalanan kariernya yang panjang dan beragam, mulai dari dunia usaha swasta hingga menjabat di posisi strategis di BUMN. Berikut profil Dony Oskaria:
1. Data Pribadi
Berdasarkan informasi dari situs resmi Kementerian BUMN, Dony Oskaria lahir pada 26 September 1969 di Sumatera Barat. Dony dibesarkan di lingkungan sederhana, orang tuanya bekerja serabutan.
2. Pendidikan
Dony Oskaria menempuh pendidikan dasar di kampung halamannya, kemudian melanjutkan ke SMP Padang (SMP Negeri 7) dan SMA di Jakarta (SMA Negeri 75 Kebon Jeruk). Awalnya Dony kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Andalas, namun kemudian pindah ke Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Padjadjaran. Ia menyelesaikan program MBA pada tahun 2009 di Asian Institute of Management, Filipina.
3. Karier
Sebelum menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria pernah menjadi Direktur Utama InJourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia), memegang BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Sebelumnya, ia juga berpengalaman di berbagai perusahaan dan dunia usaha, termasuk di CT Corp.
Dalam grup milik Chairul Tanjung, Dony memegang sejumlah posisi penting, antara lain: Managing Director Bank Mega (2012–2014), Komisaris Garuda Indonesia (2014–2019), CEO AntaVaya (2014–2020), Presiden Direktur Trans Studio Mall (2014–2020), dan CEO Hospitality & Entertainment CT Corp (2018–2020).
4. Data LHKPN Dony Oskaria
Berdasarkan LHKPN KPK tahun 2023, total kekayaan Dony mencapai Rp 46,68 miliar. Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 19,81 miliar di Jakarta Selatan dan Padang; dua mobil, yaitu Toyota Alphard 2.5 GA/T (2015) senilai Rp 1,1 miliar dan Mini Cooper (2020) senilai Rp 1,675 miliar; harta bergerak lainnya Rp 840 juta; surat berharga Rp 17,63 miliar; serta kas dan setara kas Rp 5,63 miliar. Adapun utang sebesar Rp 16,8 miliar.
Profil Dony Oskaria menunjukkan perjalanan karir yang panjang, mulai dari pengalaman di sektor swasta hingga posisi strategis di BUMN, termasuk sebagai Plt Menteri BUMN, Wakil Menteri BUMN, dan kini Kepala BP BUMN. Latar belakang pendidikan dan rekam jejak manajerialnya di berbagai perusahaan besar membentuk Dony menjadi sosok yang berpengalaman dalam mengelola investasi dan superholding BUMN, sekaligus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi nasional.