IHSG Libur, Wall Street dan Nasdaq Melambung

xPACIFICA/Getty Image
Penulis: Pingit Aria
15/5/2021, 09.45 WIB

Sementara Bursa Efek Indonesia (BEI) libur lebaran, Wall Street memperpanjang reli dan berakhir melonjak lagi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor tampaknya mengesampingkan kekhawatiran inflasi dan membeli saham-saham yang sempat tertekan oleh volatilitas pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 360,68 poin atau 1,06% hingga parkir di 34.382,13 poin. Indeks S&P 500 bertambah 61,35 poin atau 1,49%, dan ditutup di angka 4.173,85. Indeks Komposit Nasdaq melambung 304,99 poin atau 2,32%, dan parkir pada 13.429,98, kenaikan sharian tertinggi dalam hampir dua bulan.

Pada Jumat kemarin, ke-11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan teknologi masing-masing melonjak 3,16% dan 2,12%, memimpin kenaikan.

Lonjakan harga saham sejalan dengan menguatnya sentimen global ketika investor menahan kekhawatiran bahwa inflasi dapat menyebabkan Federal Reserve AS menaikkan suku bunga. Meski, beberapa analis memperingatkan bahwa investor mungkin terlalu berpuas diri jika mereka mengabaikan bahaya inflasi.

PENUTUPAN IHSG JELANG LIBUR LEBARAN (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.)

Tim Ghriskey, Kepala Strategi Investasi di Inverness Counsel, yang mengelola aset sekitar US$ 4 miliar mengatakan bahwa risiko inflasi tampak nyata dan pasar keuangan kemungkinan akan berombak untuk beberapa waktu. "Anda boleh membeli (saham) jika Anda bisa tidur di malam hari dengan volatilitas," ujarnya.

Sekalipun ada kenaikan jelang akhir pekan, saham-saham AS masih mencatat kinerja mingguan yang buruk. S&P 500 kehilangan 1,4% pekan ini, sementara Nasdaq merosot 2,3%, penurunan terdalam secara mingguan sejak 26 Februari.

Bagaimanapun, saham-saham mega-cap tercatat mengalami peningkatan. Saham di Apple Inc, Amazon.com Inc dan Microsoft Corp berakhir masing-masing setidaknya 1,9% dan Tesla Inc melonjak 3,2%.

Reporter: Antara