Menurut BPS, emas perhiasan tetap menjadi faktor utama penyumbang inflasi di November 2025, mencatatkan kenaikan 3,99% dengan inflasi menyeluruh sebesar 1,21% untuk kelompok perawatan pribadi.
BPS melaporkan inflasi November 2025 sebesar 0,17% per bulan dengan kenaikan tahunan 2,72%, dipicu oleh naiknya harga emas dan sektor makanan seperti cabai dan beras.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan insentif fiskal untuk pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil menjaga stabilitas harga mencapai Rp 786 miliar.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman meminta untuk berhati-hati mengaitkan program makan bergizi gratis alias MBG dengan kenaikan harga pangan.
Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di 4,75% pada November 2025 mengingat adanya ketidakpastian global yang tinggi dan kenaikan inflasi.
Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan peningkatan penjualan ritel dan inflasi pada Desember 2025 hingga Maret 2026, didorong oleh hari besar dan liburan akhir tahun.
BPS juga melihat adanya kenaikan permintaan telur ayam dan daging ayam dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program MBG, yang berasal dari pasar, pengecer, dan pedagang besar.