Alasan IHSG Menguat di Tengah Sentimen Demo, Investor Abaikan Gejolak Politik?

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024).
2/9/2025, 16.52 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan hari ini, Selasa (2/9) didorong oleh kenaikan di seluruh sektor. Menghijaunya IHSG terjadi di tengah situasi politik dalam negeri tengah bergejolak imbas aksi demonstrasi yang berlangsung sejak Kamis (28/8). 

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan bahwa kondisi pasar saham Indonesia saat ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan investor domestik dalam menilai situasi politik dan keamanan secara lebih rasional. Apakah investor memilih fokus pada fundamental pasar dan sentimen global ketimbang kekhawatiran politik yang tengah memanas?

Nafan mengatakan, investor tidak sepenuhnya abai terhadap situasi politik. Hal itu terbukti dengan perkembangan pasar sebelumnya sempat terjadi aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai lebih dari Rp 2 triliun. Namun, menurut Nafan dinamika politik termasuk aksi demonstrasi yang berlangsung beberapa hari terakhir, sebenarnya sudah melewati puncaknya sehingga tekanan terhadap pasar diproyeksikan mulai mereda.

“Itu sudah melewati puncak. Karena baik itu eksekutif, legislatif, itu juga berusaha untuk menenangkan market secara khusus maupun juga meredam amarah rakyat pada umumnya. Di sisi lain juga aspirasi rakyat akan ditampung, itu juga penting,” kata Nafan kepada Katadata.co.id, Selasa (2/9). 

Selain itu, Nafan menilai situasi demonstrasi sudah mulai terkendali, bahkan beberapa elemen misalnya mahasiswa seperti BEM UI disebut membatalkan rencana aksi demonstrasi pada hari ini. Lalu ia juga mengatakan, apabila situasi politik terus terjaga kondusif, aktivitas ekonomi dan pasar bakal pulih lebih cepat seiring meningkatnya kepercayaan para pelaku pasar dan investor.

“Di mana mobilitas kerja juga bisa semakin tertinggi. Itu salah satu contohnya,” ujar Nafan. 

Pengamat Pasar Modal dan Investasi, Desmond Wira, mengatakan investor hanya memanfaatkan penurunan pasar untuk membeli saham di harga murah. Menurutnya, pola ini mirip dengan penurunan sebelumnya, di mana pasar anjlok dulu lalu rebound dengan cepat.

“Secara politik dan ekonomi sebenarnya investor sadar kondisinya tidak semakin baik. Sejatinya investor cuma memanfaatkan peluang buying the dip,” kata Desmond kepada Katadata.co.id, Selasa (2/9). 

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik 0,85% ke level 7.801. pada perdagangan, Selasa (2/9). Saham dibuka di level 7.771 dan sempat mencapai level tertinggi di 7.842.

Melansir data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan hari ini sebesar 36,64 miliar saham. Frekuensi saham sebanyak 2 juta kali dan kapitalisasi pasar sebesar Rp 14.160 triliun. Adapun jumlah nilai transaksi hari ini sebesar Rp 16,35 triliun.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila