Musim Dividen Tiba, GGRM, DUTI hingga PANS Siap Guyur Cuan ke Investor

Freepik
Ilustrasi, dividen.
Penulis: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy
24/6/2026, 15.10 WIB

Musim pembagian dividen kembali menjadi perhatian investor seiring sejumlah emiten menyelesaikan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan mengumumkan penggunaan laba Tahun Buku 2025. Beberapa perusahaan tercatat membagikan dividen jumbo, mulai dari emiten properti, sekuritas, hingga transportasi.

PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) menjadi salah satu emiten dengan nilai pembagian dividen terbesar tahun ini. Perseroan akan membagikan dividen tunai senilai Rp 888 miliar atau setara Rp 480 per saham. Dividen tersebut dijadwalkan dibayarkan pada 16 Juli 2026, dengan cum dividen pada 25 Juni dan ex dividen pada 26 Juni 2026.

Keputusan tersebut ditopang oleh kondisi keuangan perseroan yang solid. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, DUTI membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 422,05 miliar dan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp 9,39 triliun.

Sementara itu, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) menetapkan dividen tunai sebesar Rp 250 per saham atau setara Rp 177,85 miliar. Dividen akan dibayarkan pada 15 Juli 2026, dengan cum dividen pada 29 Juni dan ex dividen pada 30 Juni 2026.

Sepanjang 2025, PANS mencatat laba bersih sebesar Rp 191,05 miliar dengan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp 1,49 triliun.

Berikutnya, emiten transportasi PT Blue Bird Tbk (BIRD) juga membagikan dividen tunai sebesar Rp 166 per saham dari laba bersih Tahun Buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam RUPST yang digelar pada 18 Juni 2026.

Direktur Keuangan Blue Bird, Irawaty Salim mengatakan, nilai dividen yang dibagikan setara 65,3% dari laba bersih perseroan. Dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) per 30 Juni 2026 dan dijadwalkan dibayarkan pada 10 Juli 2026.

Di sektor pertambangan, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menetapkan dividen sebesar US$ 0,0267533 per saham. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada 9 Juni 2026 sebesar Rp 18.171 per dolar AS, nilai tersebut setara Rp 486,13 per saham. Perseroan akan membayarkan dividen pada 8 Juli 2026, dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 Juni 2026.

Adapun PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 1,54 triliun dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam RUPST.

Dengan total dividen tersebut, setiap pemegang saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp 800 per saham. Pembagian dividen berasal dari sebagian laba bersih perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri