IHSG Melesat 1,89% di Tengah Aksi Demo, Saham DSSA, INET, BUMI Diburu Investor
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melonjak 1,81% atau 116,06 poin ke level 6.521 pada penutupan perdagangan Kamis (27/8). Lonjakan ini terjadi di tengah aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat di depan Gedung DPR hari ini.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco, menerima berbagai aspirasi yang disampaikan massa pendemo. Di antaranya berupa masukan tentang hukuman mati bagi koruptor dalam undang-undang hingga berjanji akan merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026.
Dia berjanji akan mengundurkan diri jika RUU Perampasan Aset tak disahkan pada tanggal tersebut. “Kami, pimpinan DPR, berkomitmen menyelesaikan RUU Perampasan Aset tepat waktu, dan kami tidak ada masalah tentang perjanjian ini. Kalau tidak selesai sebelum tenggat waktu, ya kami mengundurkan diri. Enggak ada masalah," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).
Di tengah aksi demo, saham Grup Sinar Mas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) paling banyak ditransaksikan hari ini, yaitu senilai Rp 607,35 miliar. Kemudian disusul saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebesar Rp 525,92 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 514,94 miliar.
Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai 35,54 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,97 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 11.471 triliun dengan total nilai transaksi sebesar Rp 13,53 triliun.
Sebanyak 553 saham ditutup naik, 96 ditutup turun, dan 138 saham lainnya tidak bergerak pada perdagangan hari ini.
Seluruh sektor yang ada di BEI ditutup di zona hijau. Saham sektor industri naik paling tinggi, yaitu naik 3,95%. Penguatan ini ditopang naiknya saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang naik 18,37% ke Rp 232; PT United Tractors Tbk (UNTR) tumbuh 2,62% ke Rp 24.475; PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melesat 6,32% ke level Rp 101, dan; PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melonjak 10,73% ke level 1.445.
Pertumbuhan juga terjadi di saham-saham bank jumbo yang pada sesi pertama terpantau bergerak bervariasi. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,79% ke Rp 6.400; PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 0,64% ke Rp 3.150; PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terangkat 1,20% ke level Rp 4.210, dan; PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,82% ke level 3.710.
Sementara itu, indeks di kawasan Asia ditutup bervariasi hari ini. Indeks bursa Nikkei Jepang turun 0,14% ke level 66.168; Hang Seng terkoreksi 0,4% ke 25.549; Kospi Korea Selatan naik 1,53% ke level 6.912, dan; Shanghai Composite bertambah 1,13% ke level 3.956.
Daftar top gainers hari ini:
- PT Asuransi Jiwa Sinarmas Tbk (LIFE) naik 19,85% ke level 8.150.
- PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 19,13% ke level 218.
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik 14,38% ke level 350.
Daftar top losers hari ini:
- PT PP Property Tbk (PPRO) turun 6,25% ke level 15.
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 2,12% ke level 15.000.
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) turun 1,84% ke level 320.