IHSG Merosot ke 5.862, Ada Crossing Jumbo di Saham BYAN hingga SMMA
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup merosot 1,33% ke 5.863 pada perdagangan hari ini, Kamis (15/10). Sebanyak 108 saham menguat, 567 saham terkoreksi, dan 120 lainnya tidak bergerak.
Hingga perdagangan sore ini, tercatat transaksi crossing di sejumlah saham, misalnya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp 1,73 triliun di level Rp 2.588. Kemudian ada crossing pada saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) di harga Rp 2.915 dengan nilai transaksi Rp 387,22 miliar, serta; PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) di harga Rp 11.437 senilai Rp 112,72 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham sore ini sebesar Rp 13,44 triliun dengan volume 35,24 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,69 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hari ini Rp 10.298 triliun. Secara year to date (ytd) IHSG anjlok 32,19% dan tergelincir 9,26% dalam sebulan terakhir.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, seluruhnya berada di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni konsumer siklikal yang terperosok 3,20%. Salah satu saham di sektor itu yang parkir di zona merah yaitu PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun 9,62% ke Rp 470.
Bursa saham Asia seluruhnya di zona merah. Indeks Hang Seng turun 1,03%, Nikkei terkoreksi 4,90%, Shanghai Composite turun 1,59%, dan Straits Times tergelincir 0,49%.
Saham top gainers:
- PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) naik 1,91% ke Rp 320.
- PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 2,08% ke Rp 294.
- PT Avia Avian Tbk (AVIA) naik 1,71% ke Rp 356.
Saham top losers:
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun 12% ke Rp 440.
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun 9,62% ke Rp 470.
- PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) turun 14,81% ke Rp 69.