Bappenas : Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Lapangan Kerja di Kalimantan

Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Bambang Brodjonegoro, Menneg PPN -Ka Bappenas memberikan paparan dalam diskusi mengenai membangun ibukota baru di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat (13/5). Bambang menyebut pemindahan ibu kota akan membuka peluang kerja di Kalimatan.
18/9/2019, 17.36 WIB

Dirinya pun turut mengharapkan investasi bidang properti ikut meningkat seiring pembangunan ibu kota baru. "Kebetulan ibu kota baru bukan berfokus di manufaktur, tapi properti. Kami mencoba mengarahkan pembangunan ibu kota baru sebagai countercyclical menghadapi resesi tahun depan," katanya.

Untuk itu, pemerintah menawarkan proyek pembangunan perumahan atau real estate di ibu kota baru Indonesia kepada para pengusaha properti. Ia menjelaskan, desain tempat tinggal di ibu kota baru nantinya akan seperti rumah susun atau apartemen dinas sehingga tak memakan banyak lahan.

Ketua Umum KADIN Rosan Roeslani turut mengharapkan pemindahan ibu kota dapat mendorong peningkatan industri properti. Hal ini dijelaskan ia karena pemindahan ibu kota akan menggunakan sekema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan swasta.

"Kalau kami melihat ini sudah diputuskan, tidak ada kata mundur atau mempertanyakan kenapa harus pindah. Maka kami minta organisasi di bawah Kadin bisa memanfaatkan momentum ini," ujar Rosan saat ditemui di sela acara yang sama.

(Baca: Kemenkeu Jelaskan Aset yang Potensial Dijual untuk Danai Ibu Kota Baru)

Halaman:
Reporter: Agatha Olivia Victoria