Pemerintah Akan Suntik Rp 30 Triliun untuk BUMN Infrastruktur

Arief Kamaludin|KATADATA
Penulis: Safrezi Fitra
2/1/2015, 15.30 WIB

KATADATA ? Pemerintah berencana memberikan suntikan dana ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) infrastruktur. Dana ini akan diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan tambahan dana yang akan diberikan ke BUMN tersebut bisa lebih dari Rp 30 triliun. "Dari angka sebelumnya di atas Rp 30 triliun. Tapi realisasinya kami akan lihat karena kombinasi juga antara mengurangi dividen dan penambahan dana ke BUMN," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1).

Saat ini pemerintah masih terus mengkaji berapa besaran dana yang akan ditambahkan untuk BUMN. Pertimbanganya besaran dana masih harus memperhitungkan kenaikan target dividen dan kondisi besarnya ruang fiskal yang ada tahun ini.

Menurut Sofyan, target setoran dividen dari BUMN saat ini mencapai Rp 42 triliun. Rencananya tahun depan pemerintah akan sedikit menaikkan target setoran tersebut, tapi dia belum bisa memberitahukan berapa besaran kenaikannya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memastikan akan memberikan suntikan dana untuk BUMN demi mempercepat pembangunan infrastruktur. Percepatan infrastruktur ini diharapkan menbuat koneksi antar kota lebih mudah, sehingga perekonomian akan jauh lebih baik.

Dia menyebut beberapa BUMN yang akan menerima suntikan dana tersebut, yakni Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Angkasa Pura, Kereta Api Indonesia. BUMN konstruksi seperti Wijaya Karya dan Hutama Karya juga akan mendapat suntikan dana tersebut.

Adapun dana yang akan dianggarkan pemerintah untuk BUMN-BUMN tersebut, kata Jokowi, akan didapat dari anggaran subsidi BBM tahun ini. Menurut dia, dengan kebijakan mencabut subsidi BBM jenis premium dan menetapkan subsidi tetap bagi solar, pemerintah mendapat ruang fiskal sebesar Rp 240 triliun.

Ruang fiskal tersebut akan dialihkan ke sektor-sektor yang lebih produktif yakni pembangunan infrastruktur seperti waduk, irigasi, pelabuhan dan bandara. Untuk mempercepat prosesnya pembangunan infrastruktur tersebut, salah satunya dengan menyuntikkan dana kepada BUMN.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Arnold Sirait