Rupiah Hanya Menguat Tipis Meski PDB Q1 Lampaui Ekspektasi Pasar

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Penulis: Abdul Azis Said
Editor: Yuliawati
5/5/2023, 17.18 WIB

Rupiah ditutup menguat tipis 0,05% ke level Rp 14.678 per dolar AS di pasar spot sore ini. Kurs garuda tak mampu menguat tajam sekalipun data domestik pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2023 melampaui perkiraan pasar.

Mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini kecuali dolar Hong Kong yang terkoreksi 0,01%. Penguatan tajam terutama dialami ringgit Malaysia dan yen Jepang masing-masing sebesar 0,39% dan 0,31%.

Kinerja rupiah tak begitu signifikan di sore hari padahal sebelumnya sempat menguat cukup besar pada perdagangan pagi hingga siang ini. Penguatan terbatas sekalipun data dari domestik cukup positif.

Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2023 dilaporkan sebesar 5,03% secara tahunan. Realisasi tersebut di atas perkiraan pasar sebesar 4,95%. Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Analis yang juga Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebut penguatan rupiah hari ini seiring pelemahan dolar AS.

"Dolar AS jatuh pada perdagangan Jumat, karena para pedagang resah bahwa gejolak yang berkelanjutan dalam sistem perbankan AS dapat mengakibatkan penurunan suku bunga yang lebih awal dari perkiraan oleh The Fed," kata dia dalam catatannya sore ini, Jumat (5/5).

Meskipun kembali mengumumkan kenaikan suku bunga 25 bps pada Kamis dini hari kemarin, The Fed juga mengisyaratkan kemungkinan berakhirnya siklus kenaikan suku bunga. Beberapa kalimat bernada hawkish yang biasa termuat dalam dokumen hasil rapat The Fed sebelumnya pada rapat dini hari kemarin mulai dihilangkan.

Masalah kesehatan sistem perbankan juga menjadi faktor yang dipertimbangkan para pedagang saat ini. Investor memperkirakan penurunan suku bunga yang lebih agresif dari The Fed pada paruh kedua tahun ini seiring kekhawatiran terhadap krisis perbankan.

Saham PacWest Bancorp merosot pada hari Kamis setelah pemberi pinjaman regional mengatakan sedang menjajaki opsi strategis, termasuk penjualan bank. Ibrahim menyebut sinyal baru tekanan di sektor perbankan juga datang dari Toronto Dominion Bank Kanada yang membatalkan pengambilalihan First Horizon senilai US$ 13,4 miliar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Abdul Azis Said