Rupiah Terperosok ke 16.850 per Dolar AS di Tengah Rontoknya Pasar Saham

Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi.
Penulis: Agustiyanti
8/4/2025, 10.17 WIB

Nilai tukar rupiah melemah 0,17% ke level 16.850 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Selasa (8/4). Rupiah terperosok di tengah rontoknya pasar saham di dalam negeri usai libur panjang Lebaran. 

Mengutip Bloomberg, rupiah hari ini dibuka melemah 23 poin di level 16.845  per dolar AS. Rupiah bergerak semakin melemah ke level 16.850 per dolar AS hingga perdagangan pukul 10.00 WIB.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra menjelaskan, pasar keuangan Indonesia yang baru buka hari ini merespons negatif berita-berita yang muncul selama libur Lebaran, terutama terkait tarif impor AS yang belakangan mendapat aksi balasan. 

"Jadi mungkin saja rupiah akan bergerak di 16.800 per doalr AS di awal perdagangan dan bisa ditutup lebih kuat di akhir perdagangan hari ini di sekitar 16.700 per dolar AS," kata Ariston. 

Menurut Ariston, sebagian pasar saham Asia pagi ini terlihat rebound. Ini artinya banyak pelaku pasar memanfaatkan momen Harga yang sudah turun dalam di berbagai pasar saham dengan harapan ke depan pasar akan naik lagi.

Kondisi serupa pun bisa terjadi pada paar domestik dan mampu menahan pelemahan rupiah hari ini.

Terlepas aksi buy on dip pasar hari ini yang bisa memberikan sentiment positif ke asset berisiko, pasar masih rentan tertekan pekan ini karena isu tarif impor. "Isu perang tarif masih bergulir dan pasar menunggu hasil negosiasi tarif beberapa negara," kata dia. 

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih akan tertekan, terutama oleh akumulasi penurunan besar di bursa selama liburan. "Sentimen risk off oleh perang tarif masih menekan mata uang emerging market pada umumnya," kata dia. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.