Nilai tukar rupiah menembus level Rp 17.400 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (5/5), level terlemah sepanjang sejarah.
Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka melemah 10 poin ke level 17.404 per dolar AS dan semakin bergerak melemah ke level 17.408 per dolar AS hingga pukul 09.30 WIB.
Analis Doo Financial, Lukman Leong menilai tekanan terhadap rupiah masih berasal dari sentimen eksternal, khususnya meningkatnya ketegangan geopolitik.
“Rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS yang menguat merespons eskalasi di Timur Tengah,” ujarnya kepada Katadata, Selasa (5/5).
Saat ini, menurut dia, pelaku pasar saat ini memilih bersikap hati-hati sambil menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I yang dijadwalkan keluar siang ini.
Data produk domestik bruto (PDB) tersebut dinilai akan menjadi katalis penting bagi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek, terutama untuk melihat kekuatan fundamental ekonomi domestik di tengah tekanan global.
Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran 17.350 hing17.450 per dolar ASpada perdagangan hari ini.