BI: Rupiah Masih Stabil, Aliran Modal Asing Mulai Masuk pada Kuartal II 2026
Nilai tukar rupiah sempat melemah hingga menembus 17.400 per dolar AS pada pekan ini. Meski demikian, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memastikan nilai tukar rupiah masih dalam kondisi stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global. Aliran modal asing juga terpantau mulai masuk.
Perry mengatakan, tingkat pelemahan rupiah masih terjaga dan relatif sebanding dengan mata uang negara berkembang lainnya. Menurut dia, stabilitas tersebut didukung langkah intervensi dan bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia.
Ia bahkan mencatat, mulai terlihat adanya aliran modal asing masuk ke pasar keuangan domestik pada awal kuartal kedua ini.
“Capital inflow ataupun portfolio inflow juga terjadi. Ada aliran masuk modal asing mulai awal kuartal kedua hingga 3 Mei 2026 yang tercatat sebesar US$ 3,3 miliar, terutama pada instrumen SRBI dan SBN,” ujar Perry dalam konferensi pers KSSK, Kamis (7/5).
Perry menjelaskan, arus masuk modal tersebut menjadi sinyal positif setelah pada kuartal I 2026 terjadi aliran modal asing keluar mencapai US$ 1,7 miliar di pasar keuangan domestik.
Ia juga menegaskan posisi cadangan devisa Indonesia juga masih kuat dan berada pada level yang memadai untuk menjaga stabilitas eksternal. Hingga akhir Maret 2026, cadangan devisa tercatat mencapai US$ 148,2 miliar.
Di sisi lain, Bank Indonesia juga mencatat inflasi tetap rendah dan terkendali. Inflasi April 2026 tercatat sebesar 2,42%, masih berada dalam sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% plus minus 1%.
Menurut Perry, rendahnya inflasi mencerminkan fundamental ekonomi domestik yang tetap solid. Inflasi inti, harga pangan, serta administered prices juga dinilai masih terkendali.
Untuk menjaga stabilitas ekonomi, Perry mengatakan Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, baik melalui sinkronisasi kebijakan fiskal maupun koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Bank Indonesia juga akan melanjutkan penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang didukung pendalaman pasar uang.