Purbaya Pede Mampu Dorong Ekonomi Tahun Ini Mendekati 6%
Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 mencapai 5,61% secara tahunan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun masih percaya diri mampu mendorong ekonomi Indonesia mendekati 6% sepanjang tahun ini.
“Kalau kita lihat di APBN kan targetnya 5,4% ya tahun ini. Kami akan dorong terus ke atas, mudah-mudahan bisa mendekati 6% sampai akhir tahun,” kata Purbaya saat konferensi pers KSSK, di Jakarta, Kamis (7/5).
Berdasarkan hasil rapat KSSK, yang terdiri dari dirinya dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua OJK Friederica Widyasanti, dan Ketua Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, ia menyebut realisasi belanja telah termanifestasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Belanja barang melalui program makanan bergizi, serta realisasi bantuan sosial antara lain kartu sembako dan penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional, serta bansos lainnya,” kata dia.
Selain itu, menurut Purbaya, belanja modal diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan rehabilitasi jalan, irigasi, jaringan dan peralatan, serta mesin.
“APBN akan terus digunakan sebagai shock absorber terhadap bergejolaknya harga minyak bumi, sehingga ekonomi kita masih tumbuh dengan baik di triwulan pertama tahun ini,” katanya.
Bendahara negara ini mengatakan, hal yang sama akan diterapkan untuk triwulan kedua, hingga akhir 2026 untuk memastikan permintaan domestik tetap terjaga dan masih dapat tumbuh dengan baik.