Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana untuk Negara Miskin

ANTARA
Menteri Keuangan Sri Mulyani Diganti
Penulis: Agustiyanti
5/8/2026, 11.09 WIB

Bank Dunia menunjuk mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Independent Co-Chair untuk proses pengisian kembali dana (replenishment) ke-22 International Development Association (IDA22). Lembaga Bank Dunia ini menyediakan pembiayaan lunak bagi negara-negara miskin.

IDA merupakan salah satu sumber pembiayaan terbesar di dunia untuk upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di negara-negara berpendapatan rendah. Lembaga ini menyediakan pinjaman berbunga rendah atau tanpa bunga serta hibah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan ketahanan, dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Sejak berdiri pada 1960, IDA telah menyalurkan pembiayaan lebih dari US$632 miliar untuk investasi di 115 negara. Melalui IDA22, Bank Dunia akan menentukan besaran pembiayaan konsesional yang akan tersedia bagi 78 negara hingga 2031.

Bank Dunia menjelaskan, Sri Mulyani ditunjuk setelah melalui proses seleksi oleh komite yang diwakili perwakilan negara donor dan negara peminjam anggota IDA. Ia akan memimpin proses penggalangan dukungan kebijakan dan komitmen pendanaan IDA22 bersama Managing Director dan Chief Knowledge Officer Bank Dunia, Paschal Donohoe.

Adapun siklus replenishment IDA22 akan resmi dimulai dalam pertemuan Mid-Term Review di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026. Sementara itu, pertemuan final untuk komitmen pendanaan dijadwalkan berlangsung pada Desember 2027.

Proses replenishment IDA digelar setiap tiga tahun untuk menghimpun komitmen pendanaan baru bagi lembaga tersebut, sekaligus meninjau arah kebijakan lembaga tersebut. Sejak siklus IDA18, proses ini dipimpin oleh dua ketua bersama, yakni seorang tokoh independen yang memiliki pengalaman di bidang bank pembangunan multilateral dan seorang pejabat tinggi Bank Dunia yang ditunjuk oleh Presiden Bank Dunia.

Sri Mulyani dinilai sebagai salah satu tokoh paling berpengalaman di bidang pembiayaan pembangunan internasional. Saat ini ia menjabat sebagai Blavatnik World Leaders Fellow 2025-2026 di Universitas Oxford.

Sri Mulyani adalah Menteru Keuangan perempuan pertama di Indonesia, serta pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia. Ia bahkan beberapa kali masuk dalam daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia versi Forbes.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.