Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Suahasil Ungkap Pesan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil mengaku diminta oleh Prabowo untuk menjaga kredibiltas keuangan negara sekaligus memastikan defisit APBN tetap berada di bawah 3%.
"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," kata Suahasil usai dilantik oleh Prabowo di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (14/9).
Ia menegaskan, APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus dapat menjalankan program-program prioritas pemerintah. Dengan demikian, kondisinya harus sehat.
Menurut dia, kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan negara dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku ekonomi. Pengelolaan APBN juga akan terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
"Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel. APBN itu harus dapat dipercaya" ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia menjamin defisit APBN akan dijaga berada di bawah 3%. Suahasil mengatakan pergantian Menkeu tidak mengubah arah pengelolaan keuangan negara secara mendasar. Ia juga menyebutkan pemerintah akan terus menjalankan efisiensi dalam pengelolaan anggaran.
Menurutnya, langkah efisiensi tidak hanya berarti memangkas belanja, tetapi memastikan setiap anggaran menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Suahasil juga turut menyikapi adanya perhatian pasar terhadap pergantian Menkeu kali ini. Ia enggan bicara banyak dan hanya mengatakan bahwa pasar memiliki pertimbangan dan logika sendiri dalam merespons perubahan tersebut.
"Tentu nanti kita lihat, tapi kan pasar punya logikanya sendiri. Silakan saja, tapi menurut saya ini bukan perubahan, ini adalah kelanjutan saja. Teman-teman juga tahu saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan," kata Suahasil.