Anggaran MBG Tembus Rp 134,2 Triliun hingga Agustus, Total Ada 57 Juta Penerima

ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/sg
Dua siswa SDN Jati Asih X membawa paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran MBG tahun 2027 sebesar Rp240,2 triliun untuk menjangkau 72,4 juta penerima manfaat yang terdiri atas anak sekolah usia PAUD hingga SMA, ibu hamil dan menyusui, serta balita.
Editor: Agustiyanti
18/9/2026, 14.04 WIB

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut realisasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mencapai sekitar Rp 134,2 triliun hingga Agustus 2026. Pemerintah terus mendorong agar pelaksanaan program ini semakin tepat sasaran.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, jumlah penerima manfaat MBG juga meningkat dari 52,4 juta penerima pada Januari menjadi 57 juta pada akhir bulan lalu. Adapun dari total 57 juta penerima pada Agustus, sekitar 46,2 juta merupakan siswa dan 10,8 juta merupakan penerima non-siswa.

Program ini dilayani melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kemenkeu Dukung Reformasi BGN

Suahasil menyatakan, Kementerian Keuangan mendukung reformasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperbaiki pelaksanaan MBG. Menurut dia, Kemenkeu berkoordinasi dengan BGN karena sejumlah perubahan dalam pelaksanaan program berkaitan dengan pengelolaan anggaran negara.

“Karena itu Kementerian Keuangan itu mendukung sekali reformasi BGN, pak kepala BGN koordinasi sangat erat dengan kami karena BGN ketika melakukan reform, itu ada hal-hal yang perlu kita setel,” katanya.

Ia menyebut, sejumlah langkah reformasi BGN antara lain penerapan kewajiban sertifikat laik higiene sanitasi, penutupan sejumlah SPPG, serta penataan wilayah SPPG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Penataan juga diarahkan ke daerah dengan tingkat stunting tinggi. Suahasil menyebut kelompok 3B, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui serta santri menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam penataan tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah