Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi membuka perdagangan saham tahun 2026 pada Jumat (2/1) dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berada di zona hijau dan menguat 0,34% di level 8.676.
Berdasarkan data Stockbit hingga pukul 09.13 WIB, transaksi saham telah mencapai 5,3 miliar saham senilai Rp 2,7 triliun. IHSG bergerak semakin menguat ke level 8.683.
Acara seremonial pembukaan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar serta Direktur Utama BEI Iman Rachman dan Menteri Keuangan Purbawa Yudhi Sadewa.
Pada kesempatan tersebut Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan BEI membidik Indonesia mampu menembus jajaran 10 besar bursa dunia, baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun nilai transaksi pada tahun 2030. Hal ini diyakini akan memberikan manfaat optimal bagi investor, emiten, dan perekonomian nasional.
Kinerja pasar saham sepanjang 2025 menjadi salah satu fondasi optimisme itu. Pada tahun lalu IHSG mencetak rekor tertinggi atau all time high (ATH) sebanyak 24 kali. IHSG juga sempat menyentuh level 8.710,69 pada Agustus 2025, sebelum menutup tahun di level 8.646 atau naik 22% secara year to date.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan sambutan saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan sambutan saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan sambutan saat pembukaan perdagangan saham tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (kanan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (keempat kanan), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ketiga kana), Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu (kedua kanan), Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (keempat kiri), Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara (kedua kiri) dan Anggota Dewan Komisioner OJK Inarno Djajadi (kiri) membuka perdagangan saham tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (kanan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (keempat kanan), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ketiga kana), Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu (kedua kanan), Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (keempat kiri), Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara (kedua kiri) dan Anggota Dewan Komisioner OJK Inarno Djajadi (kiri) membuka perdagangan saham tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (kanan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (keempat kanan), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ketiga kana), Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu (kedua kanan), Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (keempat kiri), Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara (kedua kiri) dan Anggota Dewan Komisioner OJK Inarno Djajadi (kiri) membuka perdagangan saham tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.
Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka tahun 2026 di zona hijau, menguat 0,34% di level 8.676 dengan sepuluh menit perdagangan pertama nilai transaksi saham telah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun.