Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax RON 92 dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green RON 95 dari Rp. 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi. Hal ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.
Meski harga Pertamax dan Pertamax Green naik, Pertamina memastikan harga BBM subsidi Pertalite dan Solar tidak berubah. Harga jual kedua produk BBM bersubsidi tersebut tetap dilayani dengan harga jual Pertalite Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.
Menanggapi kenaikan tersebut, Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mukhamad Misbakhun mengatakan DPR dan pemerintah tengah membahas pemberian stimulus kepada masyarakat untuk mengkompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM jenis Pertamax berdampak kecil untuk kenaikan harga barang atau inflasi. Bendahara negara ini berpandangan, kendaraan angkut barang tidak menggunakan Pertamax sehingga dampak ke inflasi tidak akan terlalu terasa.
ANTARA FOTO/Reno Esnir/hma/nz
Pengendara sepeda motor antre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU kawasan Rempoa, Tanggerang Selatan, Banten, Rabu (10/6/2026). Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 dan Pertamax Green (RON 95) menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz.
Petugas melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax ke dalam tangki kendaraan di salah satu SPBU Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (10/6/2026). PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada 10 Juni untuk jenis Pertamax (RON 92) dari sebelumnya Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz.
Petugas melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax ke dalam tangki kendaraan di salah satu SPBU Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (10/6/2026). PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada 10 Juni untuk jenis Pertamax (RON 92) dari sebelumnya Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900 per liter naik menjadi Rp17.000 per liter yang berlaku per 10 Juni.
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900 per liter naik menjadi Rp17.000 per liter yang berlaku per 10 Juni.
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900 per liter naik menjadi Rp17.000 per liter yang berlaku per 10 Juni.
Katadata/Fauza Syahputra
Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Coco Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM jenis Pertamax (RON 92) dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) dari Rp. 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Katadata/Fauza Syahputra
Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Coco Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM jenis Pertamax (RON 92) dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) dari Rp. 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Coco Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM jenis Pertamax (RON 92) dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) dari Rp. 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.