Mendukung Pembangunan Sektor Strategis Nasional

Penulis: - Tim Publikasi Katadata
Editor: Arsip
21/12/2017, 11.00 WIB

Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan proyek-proyek strategis yang memiliki tingkat urgensi tinggi agar dapat terealisasi dalam kurun waktu yang relatif singkat. Proses pembangunan hingga efek berganda yang dihasilkan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam rangka mendukung langkah pemerintah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen menyalurkan kredit ke berbagai sektor strategis, termasuk sektor infrastruktur dan konstruksi. Pada periode Januari-September 2017, porsi penyaluran kredit ke sektor tersebut merupakan kedua terbesar dari total penyaluran kredit perusahaan. Nilainya mencapai Rp 45,3 triliun.

Berdasarkan kalkulasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), biaya yang diperlukan untuk proyek infrastruktur selama 2015-2019 sebesar Rp 4.700 triliun. Dari jumlah itu, porsi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai Rp 1.066,2 triliun atau 23 persen dari total kebutuhan. Sementara pemerintah menanggung 35 persen dan sisanya oleh pihak swasta.