Tiga kementerian melakukan perombakan pejabat dalam waktu dekat. Dua direktur jenderal di Kementerian Keuangan dicopot dari jabatannya. Sementara, dua dirjen masing-masing di Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mundur dari jabatannya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung wacana untuk membersihkan praktik-praktik nakal di Kementerian hingga Badan Usaha Milik Negara saat wawancara khusus di kediamannya pada Maret lalu.

"Kita menemukan deep state, kita menemukan ada dirjen-dirjen yang berani melawan menteri. Akhirnya kita pecatkan banyak sekali dirjen-dirjen. Ada dirjen-dirjen yang merasa untouchable. Ada lembaga-lembaga yang merasa tidak boleh diaudit. Ini pekerjaan tidak ringan," ujar Prabowo

Istilah deep state yang disebut Prabowo berarti pemerintahan bayangan yang terdiri dari pejabat atau entitas swasta yang beroperasi secara ilegal untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah.

Menteri PU, Dody Hanggodo, juga sempat buka suara terkait jaringan deep state dalam kementeriannya. Ia menemukan indikasi ini kala menemukan kejanggalan dalam draf laporan audit yang terkesan menyasar dirinya yang membuatnya seolah melakukan tindakan rasuah.

“Saya sudah merasa ada deep state. Tapi tidak mengira bahwa sampai sejauh itu mereka berani, bahkan ke menteri tidak peduli,” kata Dody 1 April lalu.

Dosen Departemen Hubungan Internasional Universitas Airlangga, Radityo Dharmaputra, menilai penggunaan istilah ini mirip dengan label “antek asing” yang selama ini kerap digunakan pemerintah ketika kritik berdatangan.

Menurut dia, dalam tulisannya yang dimuat di Indonesia at Melbourne 28 April lalu, penggunaan istilah deep-state adalah retorika yang memecah belah. Menurutnya, ini menciptakan kecurigaan yang sangat mungkin diarahkan pada berbagai aktor seperti kelompok masyarakat sipil hingga akademisi.

“Istilah-istilah tersebut dapat dipahami sebagai bagian dari proses yang lebih luas di mana identitas politik dibangun – dan bahkan bagaimana batas-batas negara Indonesia ditentukan,” tulisnya.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Bintan Insani