Apa itu Kalcer? Istilah Populer dan Gaul di Kalangan Gen Z

Freepik.com
Apa itu kalcer
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Safrezi
6/1/2026, 11.59 WIB

Apa itu kalcer? Istilah kalcer cukup populer di kalangan generasi Z dan kerap muncul dalam percakapan sehari-hari. Kata ini berasal dari bahasa Inggris yaitu culture yang berarti budaya. Secara makna, kalcer merujuk pada sekelompok orang dengan ciri gaya berpakaian khas yang mencerminkan budaya atau kebiasaan tertentu di suatu lingkungan. Contohnya anak Jaksel (Jakarta Selatan) yang dikenal dengan outfit serba oversize, mengenakan sepatu Adidas Samba, serta sering mengendarai Vespa matic.

Dalam praktiknya, anak kalcer sering disamakan dengan anak skena. Bagi Gen Z, keduanya dianggap memiliki gaya yang hampir serupa, seperti mengenakan kaos hitam bermotif, celana kargo, dan sepatu Docmart. Selain itu, anak kalcer juga identik dengan penggunaan aksesori sederhana seperti kalung, cincin, hingga totebag polos.

Apa itu Kalcer? Begini Contoh Penggunaannya

Apa itu kalcer (Freepik.com)

Lebih lanjut, gambaran mengenai apa itu kalcer cenderung bersifat subjektif karena umumnya muncul dari pandangan kelompok atau individu tertentu, lalu diikuti dan diamini oleh kelompok lainnya. Sebutan kalcer kerap menjadi topik perbincangan hangat di kalangan Gen Z, terutama mereka yang berada di lingkaran anak hits Jaksel. Anak kalcer sering dianggap unik dan nyentrik karena gaya berpakaiannya terlihat berbeda dibandingkan kelompok lain.

Jauh berbeda dengan anak skena, anak kalcer biasanya gemar menghabiskan waktu di kedai kopi pengrajin. Tempat tersebut, digunakan untuk mengerjakan tugas, bekerja, membaca buku, atau sekadar nongkrong bersama teman. Mereka kerap membawa laptop yang dipenuhi stiker-stiker menarik. Saat berada di kafe, anak kalcer cenderung fokus pada aktivitasnya masing-masing tanpa terlalu memperhatikan suasana sekitar.

Dalam hal penampilan, anak kalcer identik dengan pakaian bernuansa hitam atau warna-warna netral. Mereka juga gemar mengoleksi sneakers favorit seperti Adidas Samba, Nike Dunk Low, New Balance 530, dan model sejenisnya. Selain itu, sebagian anak kalcer memiliki tato kecil di lengan atau kaki yang disebut-sebut sebagai bentuk ekspresi identitas dan kecintaan terhadap seni.

Ciri-ciri Anak Kalcer

Kalcer tidak hanya sebatas istilah gaul yang ramai diperbincangkan di media sosial. Di balik sebutan tersebut, terdapat gaya hidup khas yang sering dijadikan penanda identitas oleh Generasi Z. Berikut ciri-ciri anak kalcer:

1. Tato Bergaya Minimalis

Sebagian anak kalcer mengekspresikan diri melalui tato kecil di area tangan atau kaki. Desainnya sederhana, namun dipandang cukup mewakili sisi artistik dan karakter pribadi mereka.

2. Gaya Berpakaian Sederhana dan Estetik

Busana yang cenderung bernuansa hitam atau warna netral, dipadukan dengan konsep streetwear yang terlihat santai, namun tetap memberi kesan modis.

3. Kebiasaan Nongkrong di Kafe Artisan

Aktivitas ngopi bukan hanya soal menikmati minuman, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Kafe dimanfaatkan untuk bekerja, membaca, hingga membuat konten media sosial.

4. Sepatu Kets sebagai Simbol Identitas

Sepatu menjadi salah satu elemen penting yang dibanggakan. Beberapa model yang banyak diminati antara lain Adidas Samba, Nike Dunk Low, serta New Balance 530.

5. Laptop Dipenuhi Stiker

Laptop yang dipenuhi stiker warna-warni kerap menjadi ciri khas saat anak-anak berkumpul. Aksesori ini dianggap mampu memperkuat kesan pribadi dan identitas diri.

Apa itu kalcer adalah istilah gaul yang berkembang di kalangan Gen Z untuk menggambarkan sekelompok orang dengan gaya hidup dan penampilan khas yang dipengaruhi oleh budaya, lingkungan, serta tren tertentu. Istilah ini tidak hanya merujuk pada cara berpakaian, tetapi juga mencakup kebiasaan sehari-hari, seperti pilihan tempat nongkrong, selera fesyen, hingga cara mengekspresikan diri.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.