Gempa Hari ini di Pacitan: Beberapa Rumah Mengalami Kerusakan

Freepik.com
Gempa Hari ini di Pacitan
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Safrezi
6/2/2026, 10.21 WIB

Gempa hari ini di Pacitan berkekuatan 6,4 magnitudo, mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyampaikan bahwa kondisi ini patut disyukuri karena gempa tersebut tidak mencapai magnitudo 7,0 yang berisiko menimbulkan tsunami. Ia menjelaskan bahwa gempa Pacitan termasuk jenis gempa megathrust.

“Gempa Pacitan tergolong megathrust, ditandai dengan mekanisme pergerakan naik (thrusting) dan kedalaman yang dangkal,” kata Daryono.

Gempa Hari ini di Pacitan

Gempa hari ini di Pacitan (Unsplash)

Gempa hari ini di Pacitan terjadi pukul 01.06 WIB, dengan episenter berada di koordinat 8,99 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan. Kedalaman pusat gempa tercatat 10 kilometer, menunjukkan karakteristik gempa dangkal yang biasanya terasa lebih kuat di permukaan.

Getaran gempa dilaporkan terasa di beberapa wilayah Jawa Timur, antara lain Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Surabaya, Pasuruan, Jember, Banyuwangi, serta sejumlah daerah di jalur Pantura.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa ini terjadi di laut dengan kedalaman yang relatif dangkal,” ungkap Triadi melalui pesan singkat di grup internal BPBD Trenggalek.

Triadi menambahkan bahwa BMKG memastikan gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami. BPBD Pacitan mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan segera melaporkan jika menemukan bangunan yang rusak dan berpotensi membahayakan.

Dampak Gempa Hari ini di Pacitan

Gempa hari ini di Pacitan mengakibatkan sejumlah bangunan milik warga mengalami kerusakan. Setidaknya satu teras rumah dan dua dapur dilaporkan rubuh akibat getaran hebat pada Jumat (06/02/2026).

Salah satu rumah yang terdampak yaitu milik Sumarno, warga Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, di mana terasnya runtuh setelah gempa terjadi. Reruntuhan berupa dinding dan tiang penyangga menutupi bagian depan rumah.
Warga terbangun karena guncangan yang cukup keras dan segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Saat itu saya sedang tidur bersama keluarga, tiba-tiba terasa guncangan kuat. Kami langsung berlari keluar, dan tidak lama kemudian teras rumah ambruk,” ujar Sumarno di depan rumahnya, Jumat (06/02/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa, ambruknya teras tidak menimpa penghuninya. Selain rumah Sumarno, gempa juga merusak atap dapur milik Juminto, warga Kelurahan Ploso, serta dapur Agus Susanto, warga Kelurahan Pacitan.

Dapur-dapur di belakang rumah tersebut roboh hingga rata dengan tanah, menimpa beberapa perabot. Agus Susanto menjelaskan bahwa ia berada sendiri di rumah setelah menyelesaikan ronda malam.

"Saya baru selesai ronda dan masuk rumah. Tiba-tiba gempa, saya segera keluar, dan dapur di belakang rumah ambruk seluruhnya," kata Susanto.

Meski tidak menimbulkan kerusakan baru, gempa susulan membuat warga panik dan memilih tetap berada di luar rumah. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan masih melakukan pendataan terkait dampak kerusakan akibat gempa. Hingga kini, kerusakan yang tercatat meliputi satu teras rumah dan dua dapur milik warga.

BPBD mengaku masih mencatat dan memastikan seberapa besar kerusakan yang ditimbulkan gempa. Belum ada laporan mengenai korban jiwa yang diterima BPBD.

Gempa hari ini di Pacitan telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan warga, termasuk teras rumah dan dapur, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Warga tetap dihimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, sementara BPBD Pacitan terus melakukan pendataan untuk memastikan dampak keseluruhan dari peristiwa tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.