5 Desa Wisata di Lombok Selain Sade yang Wajib Dikunjungi
Lombok punya banyak desa wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dari wisata pantai. Selain Desa Sade yang populer dengan kehidupan tradisional Suku Sasak, wisatawan bisa menemukan desa dengan daya tarik berupa tenun, persawahan, pegunungan, hingga aktivitas masyarakat lokal.
Pilihan ini menarik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi lain Lombok sekaligus menghindari destinasi yang terlalu ramai. Berikut beberapa desa wisata di Lombok selain Sade yang bisa masuk dalam rencana perjalanan.
5 Desa Wisata di Lombok Selain Desa Sade
Desa Wisata Tetebatu
Tetebatu di Lombok Timur menawarkan suasana yang jauh berbeda. Desa ini berada di kawasan kaki Gunung Rinjani dan dikelilingi persawahan serta perkebunan yang membuat lanskapnya terlihat hijau.
Aktivitas wisata di Tetebatu juga cukup beragam, seperti trekking, menikmati air terjun, bersepeda, serta mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan pertanian masyarakat. Desa ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati Lombok dengan suasana lebih tenang.
Desa Wisata Ende
Desa Ende berada di Lombok Tengah dan dapat menjadi pilihan untuk mengenal kehidupan tradisional masyarakat Sasak. Suasana perkampungan serta rumah tradisional menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin melihat budaya lokal secara lebih dekat.
Karakter Ende membuatnya cocok sebagai alternatif kunjungan bagi wisatawan yang sudah pernah atau tidak ingin hanya mengandalkan Desa Sade untuk wisata budaya.
Desa Wisata Sukarara
Bagi yang tertarik dengan kain tradisional, Sukarara bisa menjadi pilihan. Desa di Lombok Tengah ini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan tenun khas Lombok.
Wisatawan dapat melihat proses pembuatan kain sekaligus mengenal keterampilan menenun yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Karena itu, Sukarara lebih cocok dimasukkan dalam itinerary wisata budaya dan kerajinan.
Desa Wisata Bilebante
Desa Wisata Bilebante menawarkan suasana pedesaan dengan hamparan persawahan. (Visit Indonesia)
Desa Wisata Bilebante menawarkan konsep wisata pedesaan yang memadukan alam dan aktivitas masyarakat. Area persawahan menjadi salah satu daya tariknya, tetapi wisatawan juga dapat menemukan aktivitas lain selama berkunjung.
Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di Bilebante antara lain:
Bersepeda di area persawahan
Menikmati kuliner lokal
Mengunjungi Pasar Pancingan
Menjelajahi kebun herbal
Camping
Mengikuti aktivitas wisata bersama masyarakat
Konsep tersebut membuat Bilebante menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana desa tanpa harus melakukan perjalanan ke kawasan pegunungan.
Desa Wisata Sembalun
Sembalun menjadi pilihan bagi wisatawan yang mencari desa wisata dengan panorama pegunungan. Kawasan ini berada di sekitar Gunung Rinjani dan memiliki lanskap perbukitan, persawahan, serta perkebunan.
Selain menikmati pemandangan, Sembalun dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju berbagai destinasi alam di kawasan Rinjani. Suhu yang lebih sejuk juga membuat pengalaman berwisata di sini berbeda dari kawasan pesisir Lombok.
Keunikan Setiap Desa Wisata
Tidak semua desa wisata menawarkan pengalaman yang sama. Agar itinerary lebih sesuai, pilihan dapat disesuaikan dengan minat:
Desa Ende: menonjolkan kehidupan masyarakat dan budaya Sasak.
Sukarara: dikenal melalui tradisi dan kerajinan tenun.
Tetebatu: menawarkan pemandangan persawahan dan suasana hijau di kaki Gunung Rinjani.
Sembalun: menyuguhkan panorama pegunungan.
Bilebante: memadukan suasana pedesaan dengan aktivitas bersepeda, kuliner lokal, kebun herbal, dan camping.
Kelima desa tersebut juga bisa dikombinasikan dengan destinasi Lombok lainnya. Dengan begitu, perjalanan tidak hanya berisi kunjungan ke pantai, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenal budaya, alam, dan kehidupan masyarakat lokal.