Pemuda asal Madiun, Jawa Timur, bernama Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH ( 21 tahun) hanya iseng belaka ketika membuat channel Telegram bernama @bjorkanism pada 8 September lalu. 

Kini ia menjadi tersangka Mabes Polri karena menjual channel tersebut ke peretas alias hacker Bjorka seharga US$ 100. Di saat yang sama, pemerintah terus memburu Bjorka. Aksinya meretas data 150 juta penduduk Indonesia, 1,3 miliar pengguna SIM card, dan data pejabat publik menjadi sorotan. 

Bjorka memanfaatkan channel Telegram untuk berkomunikasi. Ia diketahui membuat channel Telegram baru bernama Bjorkanesian pada pekan lalu, usai channel tipe private-nye kena take down

Lantas, apa itu Telegram? Apa bedanya dengan aplikasi chat lainnya? Simak dalam video berikut ini.