ZIGI – Empat penyanyi trot yang tampil dalam program Mr. Trot di TV Chosun menuai kritik tajam karena tetap menggelar konser di tengah gelombang baru Covid-19 yang terjadi di Korea Selatan.

Konser itu diperkirakan dihadiri lebih dari 10.000 orang. Pihak penyelenggara beralasan konser tersebut tetap digelar karena kota tempat berlangsungnya acara relatif rendah kasus penyebaran virusnya. 

Belakangan ini, kasus infeksi Covid-19 memang melonjak tajam di wilayah metropolitan Seoul. Lantas seperti apa konser Mr. Trot yang menuai kritik tersebut? Scroll artikel berikut yuk!

Konser Mr. Trot Tuai Kritik

Mr. Trot merupakan program reality show Korea Selatan untuk audisi penyanyi yang menampilkan musik trot. Acara ini ditayangkan di TV Chosun mulai 2 Januari hingga 12 Maret 2020. Sejak ditayangkan, program ini menuai kesuksesan besar.

Hingga akhirnya, empat penyanyi jebolan ajang tersebut termasuk sang pemenang, Lim Young Woong menggelar konser di kota Cheongju selama dua hari berturut-turut pada 10 dan 11 Juli 2021, untuk menyapa penggemar mereka.

Konser yang diadakan empat kali selama dua hari itu dihadiri setidaknya 2.500 penonton untuk setiap konser. Jadi diperkirakan konser itu didatangi 10.000 penonton selama dua hari. Tapi setelah konser digelar, Mr. Trot justru menuai kritikan tajam. 

Dilansir Zigi.id dari Allkpop, Selasa, 13 Juli 2021, kemarahan ini dipicu karena konser tersebut diadakan di tengah gelombang baru Covid-19 yang terjadi di Korea Selatan. Di komunitas online beredar postingan dengan judul, 'Konser Mr. Trot diadakan di tengah situasi saat ini'.

Unggahan itu juga menyertakan foto sebuah gedung yang dipadati penonton dan terlihat seperti tidak berjarak antara satu dan yang lainnya. Netizen yang melihat postingan itu pun mengungkapkan kemarahan mereka.

"Aku tidak percaya mereka. Tidak ada jarak sosial dan orang-orang penuh sesak. Apakah mereka tidak melanggar hukum?," kata seorang netizen.
"Aku merasa memakai masker di kereta bawah tanah mungkin lebih aman daripada di sana," ujar netizen lain.

Alasan Konser Tetap Digelar

Sebelumnya, pihak Showplay, selaku perusahaan produksi konser itu memutuskan untuk membatalkan konser Suwon, yang dijadwalkan digelar dari 23 Juli hingga 25 Juli 2021. Konser di Seoul tersebut ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena kekhawatiran akan penyebaran Covid-19.

Tapi ternyata, konser di Cheongju tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Perusahaan produksi mengumumkan melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan sistem kursi jarak sosial, mewajibkan penggunaan masker dan mengukur suhu tubuh serta melarang membawa makanan kecuali air.

Terkait alasan konser tetap digelar, seorang pejabat dari Showplay juga sempat memberikan pernyataan sebelum konser dilangsungkan tepatnya, pada Jumat, 9 Juli 2021. Dia beralasan kota tempat berlangsungnya konser masih aman meskipun mereka tetap menerapkan aturan yang ketat.

"Acara yang direncanakan di Cheongju akan berjalan sesuai rencana karena peraturan Level 4 tidak diterapkan di wilayah tersebut. Kami akan mengambil tindakan antivirus yang ketat," kata pejabat Showplay yang dikutip dari The Korea Times.

Infeksi COVID-19 harian baru baru-baru ini melonjak di wilayah metropolitan Seoul, yang meliputi Provinsi Incheon dan Gyeonggi. Pejabat kesehatan pun menerapkan aturan jarak sosial terberat Level 4 di daerah tersebut untuk mencegah peningkatan infeksi lebih lanjut serta mencegah penyebaran ke bagian lain di Negara Gingseng itu.

Sementara itu, Kota Cheongju, yang saat ini merupakan wilayah non-ibu kota, masih menerapkan jarak sosial tingkat pertama. Tidak ada peraturan ketat tentang tempat duduk atau pembatasan jam operasional di ruang pertunjukan. 

Tapi karena konser Mr. Trot tersebut, kini banyak warga kota Cheongju yang khawatir Covid-19 akan semakin menyebar karena banyaknya penonton datang dari wilayah metropolitan Seoul, termasuk Seoul dan Provinsi Gyeonggi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.